GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

ANCHORED IN FAITH

Selviawati, M. Th · Minggu, 08 November 2026 · ± 4 menit baca

Ibadah Raya 1 (Onsite)
Minggu, 08 November 2026
Pk. 07:00 WIB
PDF Rangkuman “ANCHORED IN FAITH” Selviawati, M. Th · Minggu, 08 November 2026 Unduh PDF

Mengapa iman Kristen sering dikaitkan dengan jangkar? 

Fungsi utama jangkar merupakan untuk menambatkan kapal ke dasar perairan, misalnya di laut, sungai, ataupun danau, agar posisi kapal tetap stabil, serta tidak hanyut terbawa arus, angin, maupun gelombang.

Dalam sejarah Kristen mula-mula, jangkar kapal merupakan simbol rahasia yang melambangkan harapan, keteguhan iman, dan keselamatan di dalam Yesus Kristus. Sebelum salib digunakan secara terbuka sebagai lambang utama kekristenan, umat Kristen abad pertama hingga ketiga menggunakan jangkar sebagai sandi tersembunyi untuk mengekspresikan iman mereka di tengah penganiayaan terhadap mereka pada masa pemerintahan kekaisaran Romawi.

“Faith is Christian's foundation. Hope is his anchor. Death is his harbor. Christ is his Captain. Heaven is his destination.” Iman adalah landasan orang Kristen, pengharapan adalah sauhnya, kematian adalah pelabuhannya, Kristus adalah Nakhodanya, Surga adalah tujuannya. (Jeremy Taylor)

Kisah Para Rasul 4:11-12
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--, namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Iman dalam Yesus berfungsi sebagai pengikat jiwa manusia agar tetap teguh saat menghadapi "badai kehidupan". Ikut Yesus memang berat karena terkait dengan proses pembentukan karakter untuk menjadi serupa dengan gambar Kristus. Karena itu, kita memerlukan jangkar pengharapan yang berakar pada karya Kristus di tengah era saat ini.

Ibrani 6:19
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir.

Bagaimana cara kerja jangkar iman dalam hidup orang-orang percaya:

• Iman membuat kita tertanam di dalam Yesus

Mazmur 112:6-8 
Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya.

Iman membuat kita tertanam di dalam Yesus, karena melalui iman, kita membangun hubungan yang hidup, pribadi, dan terus-menerus dengan Kristus, sehingga seluruh kehidupan kita memperoleh sumber kekuatan, identitas, arah, dan pertumbuhan dari Dia. 

Dengan kata lain, iman bukan sekadar percaya bahwa Yesus itu ada, tetapi mempercayakan seluruh kehidupan kita kepada-Nya, dan menjadikan Dia sebagai dasar kehidupan kita. Bukan setengah-setengah terhadap Tuhan, satu sisi hidup dalam Dia, sedangkan satu sisi menurut cara-cara dunia.

Ibrani 11:3
Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

• Iman mampu membuat kita mengendalikan emosi

Mazmur 42:5
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Iman membuat kita mampu mengendalikan emosi karena iman menolong kita melihat, menilai, dan merespons setiap situasi kehidupan berdasarkan kebenaran firman Tuhan, bukan semata-mata berdasarkan pada perasaan atau keadaan yang sedang kita alami.

Artinya, iman tidak membuat kita kehilangan emosi, tetapi membuat kita tidak diperbudak oleh emosi. Kita tetap bisa saja  merasa marah, sedih, kecewa, takut, ataupun terluka. Namun, iman menolong kita agar emosi tersebut tidak mengambil alih kendali atas pikiran, perkataan, keputusan, dan tindakan kita.

Mazmur 71:14
Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu.

• Iman membawa harapan menuju kepastian

Efesus 4:14
Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.

Iman membuat kita tetap memiliki kepastian di tengah ketidakpastian, karena iman tidak bergantung pada apa yang sedang kita lihat, rasakan, atau alami, melainkan bergantung pada siapa Allah yang kita percayai dan seberapa teguh janji-Nya.

Kita mungkin tidak mengetahui apa yang akan terjadi esok, tetapi kita mengenal Allah yang memegang hari esok. 

Dan inilah salah satu kekuatan iman Kristen, yaitu iman tidak selalu memberikan jawaban atas semua pertanyaan kehidupan, tetapi memberikan keyakinan bahwa hidup kita berada di dalam tangan Allah yang setia, kuat, dan seteguh jangkar.

Yakobus 2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

Pengharapan dalam iman adalah sebuah pilihan yang harus disengaja, terutama selama melewati masa-masa sukar. Jangan sampai zaman yang serbanyaman serta canggih saat-saat ini, kita hanya menjadikan karya salib maupun jangkar iman sebagai hiasan rumah maupun ucapan belaka, melainkan sungguh-sungguh nyata dalam mengarungi perjalanan hidup kita.

Karena kita tahu kepada Siapa bisa bersandar, yaitu Tuhan Yesus Kristus, pengharapan akan menstabilkan jiwa kita untuk berfokus pada masa depan, bukan pada situasi serta suasana hati, melainkan dalam suka maupun duka, kita akan tetap percaya sepenuhnya pada Allah yang hidup.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL