GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

BEDA ANTARA PENCOBAAN DAN UJIAN

Pdt. Dr. Petra Fanggidae, M.Th · Minggu, 08 Maret 2020

Ibadah Raya 3
Minggu, 08 Maret 2020
Pk. 11:30 WIB

Iblis tahu kelemahan banyak orang sehingga dia bisa saja memakai media sosial supaya banyak orang mengalami ketakutan besar. Apa yang kita khawatirkan pun sering kali sebagian besar ternyata tidaklah terbukti/terjadi. Jadi, hati-hatilah terhadap Iblis yang mencoba mempermainkan pikiran kita!

• "Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: 'Pencobaan ini datang dari Allah!' Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya" (Yak. 1:13-14). Bedakan antara pencobaan dan ujian. Pencobaan pada ayat tersebut memakai kata peirazo, yaitu dorongan batiniah dalam diri kita untuk berbuat jahat. Tidak ada pencobaan dari Tuhan. Jika kita jatuh dalam dosa, itu karena kitalah yang salah memilih. Sedangkan, ujian dari-Nya selalu ada kedaulatan, pembelaan dan perlindungan-Nya.

Terkait virus Corona hari-hari ini pun, bukan pencobaan dari Allah! Kejadian akhir-akhir ini merupakan wake up call atau panggilan supaya kita benar-benar terbangun dan berjaga-jaga, serta melihat kadar rohani kita. Sering kita terseret pencobaan atau keinginan diri sendiri. Jangan juga kita iri atau cemburu terhadap keberhasilan ataupun kebaikan orang lain, supaya pencobaan Iblis tidak datang pada kita. Jika kita membaca Mazmur 91 rajin setiap hari, seharusnya firman Tuhan tersebut pun kita hidupi dan yakini sungguh-sungguh. Jika kita takut dan khawatir berlebihan, ada yang salah dengan kita. Memang rasa takut ataupun khawatir bisa saja ada, tetapi tidak terlalu menguasai, sebab Tuhan Yesus menyertai kita. Jika kita yakin pertolongan Tuhan nyata dalam hidup ini, kita tidak akan khawatir menghadapi apa pun.

• "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan" (Yak. 1:2). Pencobaan dalam ayat tersebut memakai kata peirasmos, yaitu kita dalam posisi tidak bersalah & dibenarkan oleh Tuhan, tetapi Iblis bisa saja memakai orang-orang, kondisi atau apa pun untuk menyerang kita! Namun kita bisa berbahagia, sebab jika kita tetap kuat, iman kita akan bertumbuh. Jadi, walau apa pun yang terjadi di dunia hari-hari ini, berbahagialah. Jika dunia tergoncangkan, karya besar Allah akan dinyatakan secara luar biasa. Sebab biasanya jika ada pergumulan ataupun penderitaan yang masif, akan ada pertobatan yang massal.

• "Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan" (Yak. 1:3). Artinya, Iblis akan pakai segala cara untuk menyerang kita dengan isu atau apa pun dari semua sisi, tetapi semua itu bisa Tuhan pakai untuk menguji orang-orang benar. Dan di saat itulah, akan terlihat apakah kita sungguh orang-orang benar, mengandalkan Dia ataukah diri sendiri dan manusia, punya hubungan intim dengan-Nya atau tidak, bertekun dalam doa ataukah tidak.

• "Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun" (Yak. 1:4). Ujian akan berubah menjadi kesempatan bagi kita untuk bertekun. Tidak mungkin segala sesuatu tidak membutuhkan proses dalam hidup ini. "Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon" (Mzm. 92:12). Seburuk apa pun penderitaan atau pergumulan kita, jika kita memilih sebagai orang benar, kehidupan kita justru akan bertumbuh dewasa dan menjadi berkat! Teruslah bergantung pada Tuhan.

• "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya" (Yak. 1:5-8). Miliki hikmat yang bisa kita peroleh dari hubungan dengan Allah, dan iman yang timbul dari pengharapan kepada-Nya.

Jangan mau lagi terintimidasi, penuh ketakutan ataupun khawatir yang berlebihan. Melekatkah pada Tuhan dan firman-Nya, supaya hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang. (FG)

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL