Dalam setiap berkat yang kita terima - berupa apa saja – di dalamnya selalu ada dua unsur, yaitu benih dan roti.
Tujuan firman Tuhan ini disampaikan adalah :
1. Supaya bisa mengelola keuangan dengan benar sesuai Firman Tuhan.
2. Mampu membedakan bahwa dalam setiap berkat yang diterima ada prinsip benih dan roti :
• Benih adalah bagian berkat yang kita terima untuk ditabur kembali.
• Roti adalah bagian berkat yang kita terima untuk dinikmati demi kelangsungan hidup di dunia.
3. Jangan makan benih dan jangan menabur roti
Benih dan roti, keduanya adalah berkat yang disediakan Tuhan bagi orang percaya.
2 Korintus 9 : 10
Ia yang menyedia -
kan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu.
Benih yang ditabur di tempat yang subur akan menghasilkan buah yang baik dalam jumlah yang lebih banyak, ini disebut dengan multiplikai benih.
Multiplikasi benih : dari satu biji, ditabur, bertumbuh dan menghasilkan buah lebih banyak. Benih yang ditabur tidak pernah bohong, dia mampu memultiplikasi dirinya. Hasil yang didapat selalu lebih banyak dari benih yang ditabur.
Memisahkan benih dan roti :
· Benih :
Persembahan dan aksi-aksi sosial kita.
· Roti :
Makanan, minuman,
uang sekolah anak,
Listrik-air, Pajak rumah, kendaraan, BBM Kendaraan, Cicilan rumah dan kendaraan, dll.
Bijaksanalah dalam mengelola berkat Tuhan, maka kita akan dipercayakan berkat-berkat yang lebih besar lagi.
Rangkuman Pdm. Roy Tanudjaja, MSc :
Hari ini kita belajar tentang Benih dan Roti dari 2 Korintus 9 : 10, dimana dikatakan bahwa Tuha-lah yang menyediakan benih dan roti di dalam setiap berkat yang kita terima.
Ketika Tuhan memberkati kita, pasti ada porsi yang harus kita tabur kembali dan porsi yang harus kita makan.
Yang kita tabur berupa perembahan (persepuluhan, khusus, ucapan syukur, dll).
Siapa yang taat melakukan firman Tuhan pasti akan menerima berkat yang lebih lagi.
Tuhan Yesus Memberkati