GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

BERAMBISI DALAM HIDUP

Pdp. Hartono · Kamis, 27 Februari 2025

Doa Fajar
Kamis, 27 Februari 2025
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “BERAMBISI DALAM HIDUP” Pdp. Hartono · Kamis, 27 Februari 2025 Unduh PDF

Ada sebuah pertanyaan, apakah salah dan berdosa apabila kita memiliki ambisi ?Ya, ambisi itu salah apabila dampak dan hasilnya :

- Kalau sampai meninggalkan Tuhan, keluarga, dan gereja.

- Kalau sampai pada akhirnya merusak kesehatan.

- Kalau hanya membohongi diri sendiri. 

Namun, ada sebuah ambisi yang lebih baik, dan tidak berdosa, kalau :

• Menjadikannya sebagai “bahan bakar” untuk hidup yang lebih baik.

• Mau untuk tetap dekat dengan Tuhan, keluarga, dan hidup seimbang.

• Menimbulkan kepuasan sejati dalam menjalani hidup.

Hal yang perlu kita pertimbangan dan perhatikan mengenai ambisi yang benar serta positif :

1. Ambisi memerlukan pemrosesan “Dapur Api” (Endurance)

Lukas 4 : 1 - 2
Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun. Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.

Apa saja yang dapat menjadi “dapur api” bagi hidup kita :

• Diremehkan karena belum sukses

• Dianggap belum berpengalaman

• Dulu pernah gagal dalam memulai

Ingat baik-baik, pernah gagal bukan berarti akan selalu gagal. Dan pernah gagal lebih baik daripada tidak pernah mencoba sama sekali.

Dapur api juga dapat berarti saat menjalani padang gurun kehidupan. Yesus sendiri mengalami “pentahbisan padang gurun” sebelum memulai pelayan 3,5 tahun di bumi, yang artinya “padang gurun” bisa sebagai proses penempaan karakter kita.

Apa yang sebaiknya kita siapkan dan lakukan saat menghadapi sebuah masa yang sepertinya sedang berada dalam “padang gurun” kehidupan :

• Memiliki ‘support system’

• Sabar menunggu kesempatan

• Memilih bertahan karena memikirkan gambaran besar

2. Ambisi akan membawa kita memiliki ‘Circle’ yang baru (Circle)

Matius 13 : 55
Bukankah Ia ini anak tukang kayu ? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas ?

Ada dua jenis dan pilihan circle (lingkaran terdekat, pertemanan, dan relasi) :

• Circle yang lama
Orang-orang yang dulu pernah kita kenal dengan kapasitas kehidupan kita di saat itu, bersyukur apabila Tuhan memberikan mereka dengan maksud dan tujuan tertentu, tetapi ‘life must go on’ (hidup harus terus berlanjut dan akan tetap berjalan).

• Circle yang baru
Orang-orang baru yang bertemu dengan kita di circle baru dengan ‘the new me with the new ambition and new life’ (cara hidup kita yang baru yang lebih baik, disertai ambisi yang benar untuk kehidupan yang diperbarui), dan ini akan terjadi dengan otomatis karena itulah ‘seasons of life’ (masa-masa atau musim kehidupan).

Apa yang perlu kita lakukan saat memasuki maupun mendapatkan circle yang baru :

• Belajar lebih lagi

• Bijak dalam memilah dan memilih sesuai firman

• Berpikir bahwa tidak semua bisa menjadi teman, namun minimal jangan jadi musuh

‘There must be a good thing you can learn from a successful people’. Pasti ada setidak-tidaknya satu hal baik yang bisa kita pelajari dari orang-orang yang berhasil.

3. Sertakan Tuhan Yesus dalam mengejar ambisi yang benar (Miracle)

Matius 7 : 7 - 8  
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Saat mengejar ambisi yang benar, ingat ketiga hal ini :

• Menyadari ada “Bos” di atas segala bos, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

• Tetap hidup intim bersama Tuhan karena sadar Dialah sumber berkat.

• Mengucap syukur selalu dengan semua hasil yang diterima setelah berjuang sampai penghabisan bersama-Nya. 

Ada satu hal penting terkait masa-masa yang sukar seperti sekarang ini, yakni kurangi untuk berhutang. Perbesar bisnis maupun usaha kita secara organik atau kecil-kecil terlebih dulu itu lebih baik, dan secara alami saja, bukan dengan memperbesar hutang, agar kelak bisnis ataupun usaha kita dapat kita wariskan kepada generasi-generasi penerus yang selanjutnya.

Jangan ‘overcapacity’ (berlebihan dalam menanggung beban).

Terkadang, dalam mengejar ambisi yang benar sekalipun, kita harus merelakan bahwa memang ada hal-hal yang di luar kemampuan kita. Walau mungkin hal tersebut baik, tetapi bukan untuk kita, ataupun memang ‘timing’ atau waktunya saja yang belum tepat.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL