Apakah kita berkewarganegaraan Yahudi, Israel, maupun keturunan dari suku bangsa itu ? Sebagian besar mungkin tidak. Namun, melalui percaya kepada Tuhan Yesus dan oleh iman, berkat Abraham dapat mengalir kepada setiap hidup kita, anak-anak Tuhan, keturunan Abraham secara rohani.
Karena itu, hidup kita sesungguhnya ditentukan, dipilih, dipanggil dan ditetapkan untuk diberkati oleh Tuhan.
Galatia 3 : 14
Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Galatia 3 : 6 – 8
Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham : ”Olehmu segala bangsa akan diberkati.”
Janji Tuhan melalui Abraham dapat sampai ke semua bangsa, kepada kita semua bahkan anak-anak cucu kita, melalui Yesus Kristus, dan iman kita terhadap Yesuslah yang sangat berharga serta diperhitungkan oleh Tuhan.
Karena itu, janganlah pernah menukarkan iman kita maupun meninggalkan Yesus Kristus, harta kita yang terbesar serta warisan terbaik kita itu dengan hal-hal lainnya ataupun keinginan daging dan keduniawian. Yang lain boleh saja hilang, namun iman dan percaya kita kepada-Nya janganlah pernah sampai terhilang. Hanya mempunyai Yesus cukup bagi kita.
Dan semoga iman maupun pengetahuan kita akan firman dapat sungguh-sungguh dipraktikkan, dinyatakan melalui kehidupan kita sehari-hari, sehingga mujizat terjadi. Sebab, Tuhan Yesus sungguh teramat baik dahulu, sekarang, sampai selamanya, namun kitalah yang sering kali tidak setia dan berbuat jahat.
Bagaimana caranya kita dapat terus diberkati oleh Tuhan walaupun keadaan-keadaan di sekitar kita sedang sulit seperti saat-saat ini :
• Tetap mengandalkan Tuhan
Yeremia 17 : 7
Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan , yang menaruh harapannya pada Tuhan !
Andalkanlah Tuhan karena hanya Dia yang dapat diandalkan, terutama di keadaan hari-hari ini. Hidup yang mengandalkan Tuhan juga berbicara tentang sungguh-sungguh mengasihi Dia. Mengasihi Tuhan haruslah diamalkan. Mengasihi Tuhan dan sesama manusia dapat dimulai dari orang-orang terdekat dengan kita, yakni keluarga kita.
• Menjadi orang benar di hadirat Tuhan
Mazmur 112 : 1 – 2
Haleluya ! Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
Karena menerima dan mengalami kasih-Nya yang luar biasa bagi kita, kiranya kita juga dapat membalas kebaikan hati-Nya itu dengan hidup benar, melayani Dia dan orang lain. Kasih Tuhan senantiasa lebih besar daripada segala permasalahan, pergumulan, persoalan yang terbesar sekalipun. Keadaan dan situasi apa pun tidak pernah dapat menahan ataupun menghalangi berkat Tuhan bagi kita, asal kita hidup benar di hadirat-Nya.
Datanglah ke hadirat Tuhan setiap hari, apa pun yang menjadi masalah kita, sakit-penyakit, perekonomian, dan lainnya. Berharaplah hanya kepada-Nya, sebab ada pertolongan yang nyata dari-Nya. Tetaplah taat, serta setia kepada-Nya.
Janji-Nya sempurna, dan tidak pernah berubah. Dalam situasi dan kondisi sesulit apa pun, tetaplah mengandalkan Tuhan, hidup kudus dan benar di hadapan Tuhan. Berkat-Nya selalu ada. Tuhan kita sanggup mengadakan mujizat dan perkara yang terlihat mustahil oleh manusia. Dan jadilah berkat bagi sebanyak mungkin orang, serta bersyukur kepada-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati