Sebagai murid Kristus, kita harus memiliki pikiran Kristus, sebab Tuhan ingin memperlengkapi kita dengan kehendak-Nya supaya menjadi murid yang mengerti rencana-Nya.
1 Korintus 2 : 16
Sebab : Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia ? Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.
1. Apa yang kamu pikirkan, itulah kamu.
Setiap kali sebuah pikiran datang, ajukan 3 pertanyaan sederhana :
• Apakah ini kebenaran atau hanya perasaan ? (Yohanes 8 : 32 - kebenaran memerdekakan)
• Apakah pikiran ini membawaku lebih dekat kepada Kristus atau menjauh ?
(Roma 8 : 6 - pikiran yang dikuasai Roh adalah hidup dan damai sejahtera)
• Apakah Yesus akan memikirkan hal ini dengan cara yang sama ?
2. Pikiranmu menentukan arah hidupmu.
Mengalami Transformasi lewat pembaharuan budi. Kata “pembaharuan” berarti proses yang terus-menerus. Kita bisa tetap rajin ke gereja, tetap melayani, tetapi kalau pikiran kita tidak terus diperbarui oleh Firman, kita akan mudah tersinggung, kecewa, lelah, dan kehilangan sukacita.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Kalau hari ini Anda masih bergumul, itu bukan tanda Tuhan meninggalkan Anda. Itu tanda Tuhan sedang bekerja. Pembaharuan budi bukan tentang seberapa cepat Anda berubah, tetapi seberapa setia Anda mengizinkan Tuhan membentuk Anda.
2 Korintus 4 : 16
Sebab itu kami tidak tawar hati … manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari.
Filipi 1 : 6
Ia yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya.
Tuhan lebih tertarik pada arah hidup kita daripada kecepatan perubahan kita. Asal arahnya benar, Tuhan sabar menunggu prosesnya. Kalau hari ini Anda belum sepenuhnya berubah, jangan putus asa. Yang penting, Anda tidak berhenti bertumbuh.
Pembaharuan budi terjadi saat :
• Kita mengganti kebohongan dengan kebenaran Firman.
• Kita melawan pikiran negatif dengan janji Tuhan.
• Kita berhenti berkata, “Aku tidak bisa,” dan mulai berkata, “Aku bisa karena Tuhan menyertaiku.”
Yohanes 8 : 32
Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
Firman Tuhan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk mengganti pola pikir lama :
• Dari takut menjadi percaya.
• Dari minder menjadi berani.
• Dari putus asa menjadi penuh pengharapan.
Setiap kali kita merenungkan Firman Tuhan - bukan sekadar membaca - sesungguhnya Tuhan sedang melakukan dua pekerjaan besar sekaligus : membongkar pikiran lama yang salah dan membangun pola pikir baru yang sesuai kehendak-Nya.
Firman Tuhan tidak sekadar memperindah hidup kita, Ia memperbaiki dasar berpikir kita. Dan proses membongkar itu kadang tidak nyaman, menyakitkan ego, dan membuat kita sadar bahwa selama ini kita keliru.
Setelah Firman membongkar pikiran lama, Tuhan tidak membiarkan kita kosong. Ia mulai menanamkan kebenaran baru :
• Dari aku korban, menjadi aku lebih dari pemenang.
• Dari aku takut, menjadi Tuhan besertaku.
• Dari aku gagal, menjadi aku sedang dibentuk.
Take Home Messages :
1. Pikiranmu hari ini sedang menentukan masa depanmu.
2. Hidup berubah bukan saat situasi berubah, tetapi saat pikiran diperbaharui.
3. Firman Tuhan adalah bahan utama untuk memperbaharui budi.
4. Jangan biarkan pikiran lama mencuri hidup baru yang Tuhan sediakan.
Tuhan tidak pernah gagal memberi masa depan yang baik. Yang perlu diubah adalah cara kita memandang masa depan itu.
Tuhan Yesus Memberkati