Filipi 1 : 3 - 4
Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu. Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita.
Surat kepada jemaat Filipi dikenal sebagai ”surat mahkota” tulisan rasul Paulus karena isinya yang sangat indah. Surat Filipi berisi pujian kepada jemaat yang Paulus tulis di tengah kesulitan karena berada di penjara, namun tetap bersukacita dan terhibur dengan kondisi iman jemaat Kristen di Filipi yang tetap hidup dalam iman yang benar meskipun di tengah aniaya.
Prinsip bersukacita dalam Tuhan :
1. Tuhan mampu mendatangkan kebaikan
Roma 8 : 28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Tidak ada yang kebetulan dalam kamus hidup Kristiani. Semua peristiwa diatur oleh Tuhan, entah baik ataupun buruk, situasi suka dan duka dipakai oleh Tuhan untuk mendantangkan kebaikan bagi kita dan untuk kemuliaan Tuhan.
2. Jangan biarkan orang lain mengendalikan kita
Filipi 1 : 27 - 28
Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.
Manusia terbatas dalam banyak hal, karena itu jangan menaruh harap kepada manusia sebab kita akan kecewa. Sukacita dalam hidup kita bersumber dari Allah dan kita sendirilah yang memutuskan apakah kita berfokus kepada Allah atau membiarkan sukacita kita dikendalikan oleh orang lain atau situasi hidup.
3. Percayalah kepada Tuhan
Filipi 1 : 19 - 20
Karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus. Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.
Sukacita yang memenuhi hidup Paulus menguatkan dia untuk terus mengabarkan Injil kasih karunia kepada siapa saja dan di mana saja, baik hidup maupun matinya, Injil tetap diberitakan dan Kristus dimuliakan. Ancaman kematian tidak merampas sukacita dalam hidupnya, malahan dia menghibur jemaat Tuhan sehingga mereka tetap bergairah untuk percaya kepada Tuhan.
4. Fokus pada tujuan, bukan masalah
Filipi 1 : 22 - 25
Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak : aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus - itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. Dan dalam keyakinan ini tahulah aku : aku akan tinggal dan akan bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju dan bersukacita dalam iman,
Sukacita dalam Tuhan menolong kita untuk tetap fokus pada tujuan tertinggi dari panggilan Allah dalam hidup kita. Entah hidup atau mati kita, sukacita dari dan dalam Tuhan memberi kita kekuatan untuk menjalaninya bagi Kristus.
Filipi 1 : 21
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Tuhan Yesus Memberkati