Kita harus bersiap menghadapi kekecewaan, masuk ke dalam dunia nyata banyak sekali ritme kehidupan kita yang naik dan turun.
Banyak dari kita yang mengalami kekecewaan cenderung menurunkan harapan (ekpestasi) dalam hidup dan tidak berani mengambil resiko hasilnya hidupnya begitu-begitu saja, sebaliknya ada orang yang mengalami kekecewaan menjadi lebih ambisius, mengejar lebih dari yang sebelumnya.
Orang yang mengalami kekecewaan menjadi orang yang memiliki energi negatif sehingga menjadi pribadi yang penuh depresi dan keminderan.
Kita harus hati-hati bagaimana kita menyalurkan emosi negatif, sehingga kita tidak menjadi pribadi yang tempramental.
Amsal 17:22
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
Semangat yang patah (a broken spirit) menghabiskan patient dalam diri kita.
Semua tokoh-tokoh dalam alkitab pernah mengalami kekecewaan/semangat yang patah, Daud pun pernah mengalami kekecewaan, jika saat ini kita sedang mengalami kekecewaan jangan merasa pernah tawar hati dan merasa sendirian. Setiap kegagalan dan kekecewaan yang Tuhan ijinkan, Tuhan ingin hadir dalam hidup kita dan menjamah hidup kita.
Ada 3 hal yang bisa kita lakukan saat dalam kekecewaan:
1. Daud tetap produktif.
Walaupun dalam keadaan kecewa dan masih belum melihat jawaban doa, Daud tetap mengurus pengikut-pengikutnya dengan baik, Daud tetap produktif, hari ini kita juga harus tetap menjadi pribadi yang produktif. Tetap produktif mengejar yang baik, tetap melakukan yang terbaik dan jangan mundur dari pelayanan tetap lakukan pelayanan/pekerjaan dengan sepenuh hati.
2. Daud tetap mencari kehendak Allah.
Sama seperti Daud, bila saat ini kita tidak tahu jawaban Tuhan dan tidak tahu tentang masa depan kita, Tuhan bisa menolong kita dulu, Tuhan juga pasti bisa menolong kita saat ini. Jangan ijinkan hal-hal lain memecah pikiran kita, cari kehendak Tuhan terlebih dulu.
1 Samuel 22:3
Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku."
3. Daud tetap mentaati Firman Allah.
Jangan tinggal di dalam kekecewaan, taat dan ikuti apa yang Tuhan sudah Firman kan.
Tuhan Yesus Memberkati