Galatia 5 : 13 - 15
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri ! Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.
Hari ini, seluruh rakyat Indonesia merayakan hari yang spesial, di mana berapa puluh tahun lalu kita dimerdekakan dari musuh yang menjajah kita. Sebagai orang Kristen, Kristus juga sudah memerdekakan kita. Kita adalah orang-orang yang dipanggil untuk merdeka. Betapa besar kasih sayang Tuhan kepada kita semua.
Apakah makna dari “Dipanggil untuk Merdeka ?” Kemerdekaan adalah kesempatan bagi kita untuk lepas dari hal-hal yang menghalangi kita untuk masuk dalam kekekalan.
Gunakan kesempatan ini agar kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya. Kapan waktu Tuhan datang, bukanlah perkara yang penting, karena tidak ada yang tahu. Bagaimana kita mempersiapkan dan menggunakan kesempatan-kesempatan yang Tuhan berikan itulah yang penting, misalnya :
1. Kesempatan untuk memuliakan Tuhan dengan kehidupan kita.
Gunakan kesempatan ini di saat kita masih mampu, bukan saat kita sudah terkapar sakit baru kita mau melayani Tuhan. Lakukanlah sekarang, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan. Paradigma kita yang salah tentang Tuhan akan melahirkan kejahatan.
2. Kesempatan untuk melayani orang lain dengan kasih.
Kasih adalah hal yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Terkadang kita sudah lebih dahulu berpikiran negatif tentang orang lain. Tetapi harus diingat baik, bahwa kasih yang Tuhan berikan kepada kita adalah kasih yang tulus, tidak memiliki prasangka buruk. Kita hanya perlu merendahkan hati untuk melayani seorang akan yang lain.
3. Kesempatan untuk menikmati kasih karunia Tuhan.
Orang-orang yang ada di sekitar kita adalah kasih karunia dari Tuhan. Ketika kita menikmati kasih karunia Tuhan, maka kita tidak akan menyimpan dendam dan sakit hati. Jika kita ada dalam situasi yang buruk, tetapi bukan karena kesalahan kita, itu juga merupakan kasih karunia Tuhan.
Kita tidak perlu mengerti apa yang Tuhan inginkan sehingga membuat kita tidak mengerti dan bertanya-tanya. Di dalam Tuhan, kita cukup mengikuti saja jalan-Nya. Gunakan kesempatan ini selama kita masih hidup.
Roma 11 : 33
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah ! S,ungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya !
4. Kesempatan untuk saling memberi pengertian.
Sehebat-hebatnya seorang hamba Tuhan di dunia ini, terkadang mereka tidak mengerti apa yang Tuhan mau. Hal yang perlu dilakukan adalah mengerti dan mengikuti apa yang Tuhan perintahkan. Saat kita merendahkan hati, Tuhan yang akan memberikan pengertian kepada kita.
Tuhan Yesus Memberkati