GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

FREEDOM

Ps. Victor Abraham · Minggu, 27 Agustus 2023

Ibadah Raya 3 (Onsite)
Minggu, 27 Agustus 2023
Pk. 11:30 WIB
PDF Rangkuman “FREEDOM” Ps. Victor Abraham · Minggu, 27 Agustus 2023 Unduh PDF

Adakah dari antara Saudara yang masih sering merasa terintimidasi? Sebagai manusia, memang akan selalu ada saja hal-hal yang membuat kita terlalu banyak berpikir, sehingga merasakan intimidasi ataupun akibat kesalahan dan kegagalan di masa lalu.

Sadarilah, sebenarnya mungkin ada banyak potensi dalam hidup kita, maupun anggota keluarga, namun tidak tersalurkan ataupun berkembang hanya karena terintimidasi. Karena itu, jangan lagi dilanda rasa intimidasi, dan mulailah saling menghargai, terutama terhadap orang-orang terdekat serta terkasih kita.

Kadang, kita menghadapi rasa intimidasi yang dapat membuat kita takut serta cemas. Padahal, bisa saja masalah atau beban yang kita pikul serta tanggung tidaklah terlalu berat sesungguhnya. Kita dapat belajar dari Daud, supaya tidak terpenjara oleh intimidasi, dan tidak lagi jadi hamba dosa, melainkan menjadi hamba kebenaran dalam Tuhan kita, Yesus Kristus. 

1 Samuel 17:4-5
Lalu tampillah keluar seorang pendekar dari tentara orang Filistin. Namanya Goliat, dari Gat. Tingginya enam hasta sejengkal. Ketopong tembaga ada di kepalanya, dan ia memakai baju zirah yang bersisik; berat baju zirah ini lima ribu syikal tembaga.

1 Samuel 17:37
Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau."

Goliat serta tampilan luar pendekar Filistin itu mestinya dapat membuat Daud yang sederhana itu gemetar dan terintimidasi. Begitu juga mungkin dengan kita ketika berhadapan dengan masalah besar, sehingga merasakan ketakutan, padahal apa yang kita takutkan biasanya tidak terjadi!

Kita mungkin tidak akan mampu menenangkan badai yang sedang kita hadapi, namun ingatlah Tuhan pernah menolong, serta memampukan kita melewati badai demi badai lain sebelumnya dalam hidup kita, yang mungkin terlalu banyak jumlahnya untuk dihitung. Ada pertolongan, mujizat, dan penyertaan Tuhan! Allah kita tetap sama—dulu, sekarang, dan selamanya.

Apa yang semestinya kita perhatikan serta pelajari supaya tidak terus-menerus terintimidasi?
•    Tidak pakai cara-cara dunia.
Kita masih hidup di dunia, tetapi kita tidak mesti memakai cara-cara dunia, sebab tidak semua masalah ataupun hal sukar dapat teratasi dengan kemampuan atau kepintaran sendiri. Allah dapat memakai cara-cara yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita untuk mengatasinya. Kadang kita juga merasa sudah "di ujung tanduk", tetapi pasti ada maksud serta rencana Tuhan di balik segala proses kehidupan yang mungkin kita lalui. Pakailah cara-Nya, bukan cara kita.

1 Samuel 17:38
Lalu Saul mengenakan baju perangnya kepada Daud, ditaruhnya ketopong tembaga di kepalanya dan dikenakannya baju zirah kepadanya.

1 Samuel 17:39
Lalu Daud mengikatkan pedangnya di luar baju perangnya, kemudian ia berikhtiar berjalan, sebab belum pernah dicobanya. Maka berkatalah Daud kepada Saul: "Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini, sebab belum pernah aku mencobanya." Kemudian ia menanggalkannya.

•    Tetap andalkanlah Tuhan.
Sering kali mungkin meskipun kita sudah berjuang dan berdoa kepada Tuhan, namun justru apa pun yang kita jumpai masih begitu berat (1 Petrus 5:8). Tetapi, tetaplah percaya tidak ada yang mustahil bagi Tuhan (1 Petrus 5:9). Mujizat-Nya tersedia bagi kita yang mengasihi dan takut akan Dia. Pasal yang pas ada di halaman tengah Alkitab adalah Mazmur 118:8, yang berbunyi, "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia." Boleh saja menghargai dan menghormati seseorang, namun satu-satunya yang sepatutnya kita andalkan hanyalah Tuhan.

1 Samuel 17:44
Pula orang Filistin itu berkata kepada Daud: "Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang."

1 Samuel 17:45
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu."

•    Terus melangkahlah dan jangan takut.
Janganlah lari dari masalah, sebab segala perkara dapat kita tanggung bersama Allah yang memberi kekuatan bagi kita. Jadi, walau segala sesuatu tidaklah selalu mudah, tetapi mari teruslah melangkah, sampai terjadi mujizat dari Tuhan serta bersama-Nya. Setialah kepada-Nya.

1 Samuel 17:48
Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu.

1 Samuel 17:49
Lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL