Kita semua berarti di hadapan Tuhan. Dalam perjalanan kehidupan, jangan mengukur dari kesuksesan, kekayaan, memiliki banyak barang, umur yang panjang. Konflik yang memakan banyak korban adalah agama. Kristen bukan sebuah agama, namun adalah sebuah cara hidup. Ada prinsip kekekalan dari awal kita diciptakan.
"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (Kej. 1:26) Tuhan adalah Sang Penguasa, yang memulai dan mengakhiri alam semesta. Waktu Tuhan menciptakan manusia, ide awal kekekalan dimulai. Konsep awal kekekalan adalah kita diciptakan menurut gambar Allah (kekekalan). Kejarlah konsep awal kekekalan yaitu menjadi serupa dengan gambar-Nya.
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;" (Yoh. 1:12) Orang yang serupa dengan Kristus akan memiliki kuasa yaitu kuasa yang dipercayakan Tuhan untuk mengelola bumi dan dikelola untuk memberkati orang lain. Orang yang diberi kuasa (exousia) oleh Tuhan hidupnya akan kelihatan berbeda. Kompetitor bisa memakai segala cara untuk mencelakakan kita, namun tidak perlu takut kalau kita memiliki otoritas. Tujuan Tuhan menciptakan kita serupa dengan diri-Nya agar kita dapat mengelola segala sesuatu dengan baik.
"Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." (Kej. 1:28) Selama mengikut Tuhan, apakah hidup kita berbuah? Jangan berhenti untuk menginjil dan memuridkan orang lain. Kuasa pada ayat diatas berarti ambil alih untuk memberdayakan orang lain. Lewat apapun yang kita kerjakan, hasilkan yang terbaik agar nama Tuhan dipermuliakan.
Waktu Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, mereka coba untuk menutupi ketelanjangan mereka (menutupi dari luar) yang berujung kepada kepalsuan dan kemunafikan. Salib Yesus sudah memerdekakan kita, sehingga jangan merasa terpenjara.
"--sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat—" (2 Kor. 5:7) Paulus berkata bahwa hidupnya bukan karena melihat, namun karena percaya. Percayalah Tuhan selalu bersama kita di masa sesulit apapun. Orang yang mempercayai Tuhan yang tidak kelihatan adalah orang-orang yang dapat dipercaya dimanapun.