Ada banyak orang yang mengatakan bahwa dirinya adalah anak Tuhan. Anak Tuhan adalah orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Ketika kita menyatakan bahwa kita adalah anak Tuhan, maka gaya hidup kita juga harus seirama. Mempertontonkan gaya hidup yang sama dengan firman Tuhan.
Kisah Para Rasul 2:41-47
Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Berhati-hatilah dengan gaya hidup kita. Karena orang akan melihat kehidupan kita.
Tuhan ingin kita memiliki gaya hidup seperti gaya hidup orang percaya:
1. Disukai Tuhan dan disukai banyak orang.
Kita harus menjadi pribadi yang ramah dan tidak membeda-bedakan orang lain. Gaya hidup ini disukai oleh banyak orang. Ketika kita menjalankan gaya hidup seperti ini, maka berkat akan datang kepada kita.
Tuhan akan mengirimkan orang-orang yang bahkan tidak kita kenal, untuk memberkati kita. Perkatakan firman Tuhan dan juga melakukannya, maka kita mengalami firman itu sendiri.
Kisah Para Rasul 2:47
Sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
2. Beribadah dan bersukacita dalam Tuhan.
Ketika kita beribadah, ada Roh Tuhan yang hadir bersama-sama dengan kita. Ada kesembuhan, pemulihan, ada sukacita ketika kita datang beribadah.
Kita harus menyiapkan tubuh, roh dan jiwa kita ketika kita akan datang beribadah. Tuhan akan memberkati ketika kta bertekun dan setia kepada-Nya.
Kisah Para Rasul 2:46
Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati.
1 Timotius 6:7-8
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
Tuhan Yesus Memberkati