2 Tesalonika 1 : 6 - 7
Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala.
2 Tesalonika 1 : 8 - 9
Dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,
Tuhan itu tetap adil ditengah situasi ketidakadilan dunia ini. Tidak ada yang luput dati keadilan Tuhan. CCTV bisa meliput perbuatan manusia, namun Tuhan dapat melihat apa yang menjadi pemikiran dan apa yang ada di hati manusia.
Apa yang bisa kita pelajari dari keadilan Tuhan ?
1. Tetap beriman saat mengalami penderitaan.
Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas (ayat 6-7)
Ingatlah bahwa Tuhan Yesus akan datang untuk kedua kali. Akan datang waktunya pembalasan Tuhan, untuk memberi kita kelegaan. Jangan pernah takut saat mengalami ketidakadilan, nantikan Dia.
2. Menahan keinginan untuk membalas.
Dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah (ayat 8)
Tetaplah beriman kepada Tuhan saat masih mengalami ketidakadilan; dan berikan posisi pembalasan kepada Tuhan.
3. Mengasihi musuh kita.
Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya (ayat 9)
Untuk itu kita harus menyadari bahwa orang yang berlaku tidak adil akan mengalami hukuman kebinasaan selamanya. Maka kita harus berbelas kasih kepada mereka. Roh Kudus akan memampukan kita untuk berbelas kasihan dan berdoa bagi mereka, agar mereka tidak binasa.
Zakharia 4 : 6
Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman Tuhan semesta alam.
4. Menghargai pengorbanan Tuhan Yesus di kayu Salib.
Dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatanNya (ayat 9)
Tuhan itu adil, Dia mengalami penderitaan, bahkan di kayu salib ketika menanggung dosa manusia, Ia berseru "Bapa, Bapa dimanakah Engkau"; Ia menyelesaikan tugas Bapa untuk menebus dosa manusia dan menang atas maut, sungguh Ia adil.
5. Membawa kita kepada pertobatan.
Mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya (ayat 8-9)
Tuhan itu adil, siapa berdosa akan dihukum, dan siapa bertobat akan diselamatkan. Berpalinglah dari dosa untuk berada dalam jalan keselamatan. Maka keselamatan harus dikerjakan sampai waktunya kemuliaanNya dinyatakan.
Apakah kita mau memilih kehidupan yang kekal ?
Keadilan dan belas kasih Allah dinyatakan ketika Kristus mati di kayu Salib.
Dalam keadilan Tuhan janganlah kita bermain-main. Hiduplah dalam pertobatan yang sungguh-sungguh untuk terus berjalan dalam keadilan benar dari Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati