Ada sikap serta karakteristik Allah, yakni salah satunya yang amat penting ialah kesediaan serta kemampuan untuk menolong Saudara dan saya, umat-Nya yang berseru dalam doa kepada-Nya, meskipun jawaban doa tersebut tidaklah datang dengan segera. Perlu juga untuk kita belajar menunggu sembari bersyukur di dalamnya, sebab, Ia pasti rindu menolong setiap kita.
Jadi, janganlah terlalu berfokus pada masalah-masalah kita, melainkan tetaplah berseru, berdoa, dan berharap hanya kepada-Nya.
Ibrani 13 : 6
Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata : Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku ?
Sikap apa saja yang sebaiknya kita miliki agar Tuhan menolong kita ?
1. Dengan Yakin (With Confident)
Ia mau kita yakin pada apa yang akan Tuhan kerjakan menurut waktu-Nya sendiri. Keyakinan kepada Tuhan adalah tidak bimbang hati terhadap apa yang Ia firmankan kepada kita.
Yakobus 5 : 16
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Matius 21 : 22
Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.
2. Dengan Iman (With Faith)
Kehidupan kekristenan merupakan perjalanan iman. Karena itu, penting bagi kita agar menjalaninya dengan memperdalam pengetahuan maupun pengenalan akan firman Tuhan yang memperkuat iman kita dalam menghadapi segala sesuatu. Yakin ialah tidak bimbang, maka iman artinya taat melakukan kehendak Tuhan.
Ibrani 11 : 1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Roma 10 : 17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Ibrani 11 : 6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
3. Dengan Percaya (With Trust)
Mari bangun kepercayaan kita kepada Tuhan, Allah yang kekal, bukannya pada sesuatu yang fana atau bersifat sementara di dunia ini. Percaya berarti berserah pada kehendak-Nya. Berserah ialah tetap bersemangat di dalam Tuhan dan memiliki roh yang menyala-nyala untuk melayani Dia. Akui, dan sadarilah kuasa tangan serta pertolongan Tuhan yang senantiasa tersedia bagi kita.
Yeremia 17 : 5
Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan !
Amsal 3 : 5 - 6
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
Take home message :
• Hidup itu seperti masalah serta ujian, setiap kali kita menyelesaikan satu masalah, antrean nomor 2 sedang di depan pintu, walau tidak semuanya besar, namun cukup signifikan untuk proses pertumbuhan kita.
• Fondasi yang kuat akan kita peroleh saat menjadi pelaku firman, dan bukan hanya menjadi pembaca atau pendengar firman-Nya saja.
• Sumber pertolongan kita yang setia ialah Tuhan sendiri, sebab Dia baik, tidak berubah, dan Dia mau supaya setiap kita menjadi pelaku firman.
• Dengan yakin = tidak bimbang, dan iman = taat melakukan kehendak Tuhan, serta percaya = berserah pada kehendak Allah.
• Di Tahun Paradigma yang Baru, Ia akan mencurahkan pertolongan-Nya dengan cara-cara yang baru bagi kita yang berseru dengan yakin, beriman, dan percaya.
Tuhan Yesus Memberkati