GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

HATI BIJAKSANA

Pdp. Harjanto Tjitohardjojo · Kamis, 23 April 2026

Doa Fajar
Kamis, 23 April 2026
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “HATI BIJAKSANA” Pdp. Harjanto Tjitohardjojo · Kamis, 23 April 2026 Unduh PDF

Mungkin kita pernah mengalami kondisi yang sulit, dimana kita sedang menanti pertolongan Tuhan, namun kita belum dapat jawaban dari-Nya, atau sudah dijawab namun tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Apa yang harus kita pahami dan lakukan? Kita akan pelajari bagaimana respons yang benar dan hati yang bijaksana sesuai firman Tuhan.

Mazmur 90 : 12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

722 SM - Asyur, taklukan Israel Utara
612 SM - Babelonia  taklukan Asyur
605 SM - Babelonia kalahkan Mesir di Karkemis 
586 SM - Babelonia taklukan Yehuda/Israel Selatan
539 SM - Media Persia taklukan Babelonia
480 SM - Persia gagal menginvasi Yunani
330 SM - Alexander Agung menaklukan Kekaisaran Persia

Kita akan belajar bagaimana nabi Habakuk ketika dia tidak mendapat jawaban dari Tuhan yang sesuai dengan keinginannya. Habakuk bernubuat di masa pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel.

Habakuk 1 : 2 - 8
Berapa lama lagi, Tuhan, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu : Penindasan ! tetapi tidak Kautolong ? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman ? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik. Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, jadilah heran dan tercengang-cengang, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan. Sebab, sesungguhnya, Akulah yang membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu, yang melintasi lintang bujur bumi untuk menduduki tempat kediaman, yang bukan kepunyaan mereka. Bangsa itu dahsyat dan menakutkan; keadilannya dan keluhurannya berasal dari padanya sendiri. Kudanya lebih cepat dari pada macan tutul, dan lebih ganas dari pada serigala pada waktu malam; pasukan berkudanya datang menderap, dari jauh mereka datang, terbang seperti rajawali yang menyambar mangsa.

Ayat di atas adalah doa dan seruan Habakuk pada waktu itu, seakan-akan Tuhan diam melihat penindasan yang terjadi.

Rapuhnya pikiran dan perasaan manusia :

• Antara iman dan realitas hidup yang tidak masuk akal

• Berita kekerasan, ketidakadilan

• Bertanya : Mengapa Tuhan diam ?

• Habakuk mewakili jeritan hati kita. Apakah mengeluh adalah hal yang berkenan kepada Tuhan ?

Tiga hal yang perlu kita pelajari :

A. Iman versus Keluhan
• Perbedaan keluhan, minta pertolongan dan bersungut-sungut. Yang perlu kita lakukan adalah memohon, bukan bersungut-sungut.

• Habakuk jujur mengeluh : Berapa lama lagi, Tuhan ?

• Dari keluhan menuju iman : Tuhan rindu kita jujur dalam doa

• Seperti seorang anak kecil menangis yang mendapat pelukan dari orang tuanya.

B. Iman versus jawaban Allah (Habakuk 1 : 5 - 8)
• Aku bertindak, tapi dengan cara yang tak terduga - Allah memakai Babel (bangsa jahat) sebagai alat-Nya

• Jawaban Allah diluar dugaan, di luar logika prediksi dan akal manusia

• Tuhan tidak diam, Ia bekerja

• Jalan Tuhan tidak selalu sesuai ekspektasi kita

• Percayalah bahwa rencana Tuhan lebih besar dari pemahaman kita (Yeremia 29 : 11)

Transformasi iman Habakuk :
• Habakuk mengajarkan : iman yang dewasa; Beriman bukan tanpa pertanyaan, tetapi berani membawa pertanyaan kepada Tuhan; Beriman bukan tanpa masalah, tapi berani menghadapi masalah dengan benar.

• Diamnya Tuhan bukan absen, tapi panggilan untuk menantikan karya-Nya yang lebih besar.

• Percaya bahwa Tuhan bekerja, meski tersembunyi dan merubah pertanyaan dari "mengapa" menjadi "apa yang Tuhan mau."

Habakuk 3 : 17 - 18
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Keluhan yang saleh adalah bagian dari perjalanan iman; dari frustrasi - dialog - penantian- pengharapan. 

Ketika hidup tidak masuk akal; kita dipanggil untuk tetap berdoa, tetap percaya, dan tetap memeluk Tuhan.

1. Iman versus misteri kehidupan
• Kita harus hidup oleh iman di tengah misteri
• Allah mengundang kita berjalan dengan iman, bukan penglihatan
• Dari nabi Habakuk kita belajar : Orang benar akan hidup oleh iman (Habakuk 2 : 4) 

Langkah kecil dalam kegelapan bersama Tuhan :
1. Bawa dalam doa, jangan simpan keluhan
2. Tunggu dengan sabar
3. Tetap setia dalam Iman

Hati bijaksana, hidup dalam Iman :
1. Takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan
2. Menyadari kerapuhan manusia (menghitung hari)
3. Percaya jawaban Tuhan membawa kebaikan
4. Belajar taat kepada Tuhan 
5. Mengubah keluhan menjadi sukacita

Sukacita sejati tidak bergantung kepada keadaan hati kita sekarang, tapi kepada hubungan kita dengan Tuhan. Miliki hati yang bijaksana, karena Ia adalah sumber segalanya bagi kita.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL