Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. (Ams. 22:1)
Integritas atau nama baik menentukan bagaimana kita menjadi teladan bagi orang lain. Kata integritas berarti apa yang kita ucapkan, yang kita janjikan; adalah apa yang kita lakukan. Menjadi orang yang dapat dipercaya dan memiliki integritas dalam kehidupan sehari-hari sangat penting dalam kehidupan ini.
Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis. Demikian juga diaken-diaken haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah, jangan penggemar anggur, jangan serakah, (1 Tim. 3:7-8)
Rasul Paulus memberikan persyaratan yang begitu dahsyat untuk menjadi pemimpin didalam gereja. Bukan hanya memiliki pengalaman dan reputasi, namun juga harus mempunyai nama baik.
Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu, yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib. (Tit. 1:5-6)
"yakni orang-orang yang tak bercacat" pada ayat diatas bermaksud yaitu memiliki integritas.
Apa sebabnya reputasi itu penting
- Mewakili nama Yesus
- Mewakili orang tua
- Mewarisi reputasi kita ke anak cucu
- Integritas dalam pelayanan.
Konotasi dari orang Kristen adalah Tuhan Yesus. Apa yang kita kerjakan setiap hari mencerminkan Yesus. Bagaimana orang dunia melihat Yesus yang tidak terlihat adalah pertama kali melalui kehidupan kita sehari-hari.
Kita mewarisi nama dari orang tua kita, dan itu membawa pengaruh bagi nama keluarga kita. Orang akan melihat nama baik dari orang tua kita dalam kehidupan kita sehari-hari.
Warisan tidak selalu masalah uang, namun juga nama baik. Integritas akan kita turunkan ke anak cucu kita. Anak cucu kita akan menerima imbas dari reputasi kita selama kita hidup.
Kekuatan dalam melayani Tuhan tidak ditentukan hanya melalui urapan. Namun juga perlu disertai dengan integritas. Urapan yang disertai dengan integritas akan memberikan impact yang besar dalam pelayanan.
Bagaimana caranya memperoleh nama baik
- Jangan gampang berjanji namun tidak ditepati, karena kita membawa nama Tuhan
- Pilihlah kata-kata yang tepat yang akan kita pakai
- Memiliki standar yang sama dan jujur
- Cari dan jaga motif kita
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Ams. 18:21)
Kita harus menggunakan kata-kata yang tepat pada tempatnya. Hendaknya kita berpikir terlebih dahulu sebelum berkata-kata.
Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat. (Ams. 11:1)
Integritas tidak akan pernah tercapai kalau motif kita sudah salah.
Kekristenan bukan hanya beribadah, namun persoalan terjadi justru terjadi di luar, didalam kehidupan kita sehari-hari. Orang akan melihat kehidupan kita diluar sana. Kita harus menjaga integritas kita. Jaga nama baik dan reputasi.