Kita sesungguhnya bisa menghadapi kehidupan ini dengan indah. Namun, sering kali kitalah yang membuat rumit banyak hal, padahal bisa saja menjalaninya dengan sederhana bersama dengan Tuhan.
Kita semua pernah mengalami hal yang berat dan masalah, apa pun itu bentuknya. Sebagai anak-anak muda juga bisa saja menghadapinya. Lalu, mencoba mengandalkan manusia, dan bukannya Tuhan serta kebaikan-Nya. Padahal, semua yang baik adalah karena kebaikan hati dan berkat dari Tuhan.
Yeremia 17 : 5Beginilah firman TUHAN : "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN !”
Dalam hidup ini, janganlah mengandalkan manusia dan kemampuan atau kekuatannya, siapa pun mereka, bahkan teman atau kawan sekalipun, melainkan berpegang teguhlah dan berpengharapan hanya kepada-Nya, serta janji-janji-Nya. Manusia sering mengecewakan, memakai topeng, dan membuat sakit hati, tetapi Tuhan tidak pernah sekalipun sesungguhnya mengecewakan kita.
Dengan mengandalkan Tuhan, kita akan dapat tenang dan tidak terlalu rumit ataupun berpura-pura menjalani hidup ini. Andalkanlah Dia dalam hidup ini, dan berdoa.
Mikha 7 : 5Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan ! Jagalah pintu mulutmu terhadap perempuan yang berbaring di pangkuanmu !
Mungkin ada pergumulan dan penderitaan, tetapi jangan berlarut-larut di dalamnya. Kesedihan juga bisa saja ada, tetapi tetaplah kuat, bersemangat, memiliki motivasi, berusaha, dan bersukacita, terutama mengandalkan Tuhan, sembari melakukan apa yang benar, berjalan dalam koridor yang baik.
Yeremia 9 : 4Baiklah setiap orang berjaga-jaga terhadap temannya, dan janganlah percaya kepada saudara manapun, sebab setiap saudara adalah penipu ulung, dan setiap teman berjalan kian ke mari sebagai pemfitnah.
Bergabunglah dengan komunitas COOL di dekat tempat tinggal kita agar bersama-sama belajar hal yang benar dan mengandalkan Tuhan. Juga jangan melihat dan menilai orang lain cuma melalui tampilan luarnya. Apalagi hidup dalam gelimang dosa.
Mazmur 127 : 2Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
Tidak perlu khawatir berlama-lama, ataupun iri hati terhadap orang lain, dan mengandalkan manusia yang tidak bisa terlalu diharapkan. Karenanya, senantiasa berharaplah kepada-Nya agar Ia memberkati kita. Tuhan Yesus Kristuslah sumber pengharapan kita, Sumber di atas segala sumber.
Yesaya 2 : 22Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap ?
Yeremia 17 : 7Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN !
Tuhan Yesus Memberkati