Mungkin ada di antara kita yang sedang mengalami persoalan hidup, dan sudah mencoba berbagai hal untuk mengatasinya, namun belum ada perubahan apa-apa, firman Tuhan mengajarkan kita untuk jangan menyerah.
Hakim-Hakim 6 : 11 - 14
Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian : TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani. Jawab Gideon kepada-Nya : Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami ? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata : Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir ? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian. Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman : Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau !
1. Introspeksi diri
Hakim-hakim 6 : 1
Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya.
2. Jangan menyalahkan Tuhan atau orang lain
Hakim-hakim 6 : 13
Jawab Gideon kepada-Nya : Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami ? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir ? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian.
3. Jangan rendah diri
Hakim-hakim 6 : 15
Tetapi jawabnya kepada-Nya : Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel ? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku.
Miliki sikap tidak menyerah :
1. Sadari setiap kita berharga di mata Tuhan
Yesaya 43 : 4
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.
2. Percaya sepenuhnya dan pegang janji-janji Tuhan
Yesaya 55 : 11
Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku : ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
3. Jalani proses dengan ucapan syukur
1 Tesalonika 5 : 18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
4. Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain
Galatia 6 : 4
Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.
5. Tetap lakukan perbuatan yang benar dan hadapi tantangan atau pergumulan
Roma 5 : 3 - 5
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
6. Jangan berharap kepada manusia
Yeremia 17 : 5
Beginilah firman TUHAN : Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN !
7. Cari support system yang tepat
1 Korintus 15 : 33
Jangan kamu sesat : Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Seorang pemenang bukanlah seseorang yang tidak pernah mengalami kegagalan, tetapi seorang pemenang adalah seseorang yang tidak pernah berhenti untuk berusaha.
Roma 8 : 37
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Tuhan Yesus Memberkati