Allah Bapa sangat mengasihi manusia, sehingga Dia mengutus Anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Yohanes 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
1. Manusia hanya dapat mengalami keselamatan apabila menerima cara penyelamatan dari Allah sendiri, yaitu melalui salib Kristus.
2. Salib mungkin sekali ditolak oleh sebagian orang karena melambangkan kehinaan, tetapi untuk Yohanes salib adalah cara Allah meninggikan Tuhan Yesus dan menyelamatkan kita.
3. Respon kita adalah dengan beriman kepada Tuhan Yesus dan mengerjakan keselamatan dalam roh yang menyala-nyala.
Tidak semua orang mau menerima tawaran Allah supaya mereka dapat diselamatkan; mereka menolak kasih karunia Allah ini.
Puji Tuhan jika Saudara dan saya sudah menerima keselamatan dari Allah dengan percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Namun demikian, tidak sedikit orang percaya yang memandang keselamatan sebagai hal yang biasa saja; dengan kata lain orang semacam ini memandang rendah atau tidak menghormati karya keselamatan Allah. Mereka tidak sungguh-sungguh menjaga keselamatan dan menjalani hidup yang benar.
Seperti yang terjadi pada jemaat Lodikia yang ditegur Tuhan karena hidupnya tidak sungguh-sungguh di dalam Tuhan (Wahyu 3 : 14 - 22)
Wahyu 3 : 16
Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
1. Orang Kristen yang suam-suam kuku adalah yang berkompromi dengan dunia; mengakui kekristenan, namun pada kenyataannya malang dan menyedihkan secara rohani (Wahyu 3 : 17 - 18).
2. Dengan keras Kristus memperingatkan jemaat akan hukuman-Nya terhadap orang yang suam-suam kuku secara rohani (Wahyu 3 : 15 - 17).
3. Dengan tulus Kristus mengundang jemaat untuk bertobat dan dipulihkan pada iman, kebenaran, dan persekutuan (Wahyu 3 : 18 - 19).
4. Di tengah-tengah zaman gereja yang suam-suam kuku, janji-janji Kristus bagi jemaat yang menang tetap berlaku.
Roma 12 : 11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor (malas, menyusahkan), biarlah rohmu menyala-nyala (mendidih, menyala-nyala) dan layanilah Tuhan.
• Kita tidak boleh malas dalam mengerjakan keselamatan
• Selalu menyala-nyala dalam Roh
• Senantiasa melayani Tuhan
Hati-hati, kalau kita tidak sungguh-sungguh hidup seperti yang Tuhan kehendaki, kita digolongkan sebagai Antikristus. Kedengarannya ini keras, tapi firman Allah berkata demikian.
1 Yohanes 2 : 18 - 19
Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.
Jangan suam-suam kuku, tetapi tetap menyala-nyala di dalam Tuhan.
Rangkuman Pdm. Roy R. Tanudjaja, MSc :
Hari-hari ini Tuhan berulang kali sampaikan kepada kita untuk tidak suam-suam kuku dalam pengabdian kita kepada Allah. Jangan sampai kita kendor dalam iman dan malas mengerjakan keselamatan kita.
Keselamatan diberikan kepada kita semua lewat karya salib Kristus, dan sampai saat ini masih berlaku. Keselamatan memang tawaran dari Tuhan, tapi ke surga itu keputusan kita. Kalau kita bergiat melakukan perintah Tuhan maka keselamatan dan surga akan kita terima. Tapi kalau kita kendor dan malas maka hal sebaliknyalah yang akan terjadi, yaitu masuk neraka
Jadilah seperti 5 gadis yang bijaksana yang selalu membawa pelita dan minyak yang tetap berkobar-kobar menanti kedatangan Tuhan. Sehingga pada saat mempelai datang mereka diijinkan masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba.
Jangan sampai kita kendor, tapi selalu berkobar-kobar dalam melayani Tuhan dan sesama. Kerjakan keselamatanmu, sebab Tuhan Yesus segera datang untuk kali yang kedua.
Tuhan Yesus Memberkati