GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

JEHOVAH JIREH

Bpk. M. Azis · Rabu, 11 September 2024

Doa Fajar
Rabu, 11 September 2024
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “JEHOVAH JIREH” Bpk. M. Azis · Rabu, 11 September 2024 Unduh PDF

Kita pernah mendengar nama-nama sebutan Allah, itu yang menggambarkan sifat ke-Ilahi-an- Nya. Seperti, Jehova Nisi (Tuhan adalah panji-panji kemenanganku), Jehova Rapha (Tuhan menyembuhkan), Jehova Shalom (Tuhan adalah Damai Sejahteraku), Jehova Rohi (Tuhan adalah Gembalaku).

Pagi ini kita belajar tentang Jehovah Jireh, "Tuhan adalah Allah yang Menyediakan"

Kejadian 22 : 14 
Dan Abraham menamai tempat itu : Tuhan menyediakan; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang : Di atas gunung Tuhan, akan disediakan.

Genesis 22 : 14 (KJV) 
And Abraham called the name of that place Jehovah-jireh: as it is said to this day, In the mount of the LORD it shall be seen.

Melalui pernyataan Abraham, ketika ia menamai Tuhan menyediakan (Jehovah Jireh). Di atas gunung Tuhan (Hadirat Tuhan, dalam penyembahan kepada Tuhan), di atas penyembahan Abraham dan Ishak ada penyediaan yang tepat pada waktunya. Ternyata sangat erat hubungan penyembahan dengan penyediaan Tuhan.


???????????????????????????????????????????? ???????????????????????????? ????????????????????

Kejadian 22 : 1 - 2
Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya : Abraham, lalu sahutnya : Ya, Tuhan. Firman-Nya : Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.

Sudah menanti lama janji Tuhan kepada Abraham tentang kelahiran Ishak, lalu ia diuji. 
Pilihan Abraham yang tidak mudah untuk dikerjakan dengan mempersembahkan anaknya sebagai korban. Di sini Allah sedang mengajarkan kepada kita tentang penyembahan sesungguhnya. Ternyata Tuhan mau melihat hati seorang penyembah.


???????????????????????????????????????? :

* Spontan, tidak menunda

Kejadian 22 : 3
Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. 

Abraham langsung bersegera untuk membawa persembahan kepada Tuhan. Demikian kita saat akan menyembah langsung menyembah, tidak menunda dan tidak melihat situasi sekitar.


* Memberi waktu khusus

Kejadian 22 : 4
Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh. 

Bila kita dapat melihat dan memberi waktu khusus bagi diri kita sendiri, apakah kita tidak dapat memberi waktu khusus dan terbaik bagi Tuhan ?

Demikian dengan Abraham, saat ia melangkah untuk berada di tempat penyembahan selama tiga hari. Ia menyediakan waktu khusus bagi Tuhan untuk mempersembahkan korbannya.


* Bersifat Pribadi (antara kita dengan Tuhan)
Ini adalah hubungan intim kita dengan Tuhan, tidak ada hubungan dengan orang lain.

Kejadian 22 : 5
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu : Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.

Saat kita menyembah Tuhan dalam pujian adalah waktu pribadi kita dengan Tuhan.


* Mempersiapkan segalanya.
Saat datang menyembah Tuhan persiapkanlah segala sesuatu dengan cara yang terbaik.

Kejadian 22 : 6
Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

Abraham menyediakan korban (Ishak, anaknya), ada kayu, membawa api dan membawa pisau.
Demikian kita saat mau menyembah Tuhan, kita harus persiapkan lebih dulu.

Inilah penyembahan sejati dari kita. Demikian juga Tuhan Yesus yang sudah dikerjakan-Nya untuk menjadi korban keselamatan bagi kita.

Roma 12 : 1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 

Penyembahan sejati adalah ketika kita sadar bahwa diri kitalah kurban yang hidup bagi Allah. 

Kejadian 22 : 7
Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya : Bapa. Sahut Abraham : Ya, anakku. Bertanyalah ia : Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu ?

Pesan Firman Tuhan
Bagaimana 'greget' kita hari-hari ini pada saat datang ke hadirat Tuhan dalam penyembahan ? Masih ingatkah kasih mula-mula kita kepada Tuhan ? Jangan biarkan ujian, masalah, pencobaan bahkan kenyamanan hidup kita menjadi penghambat untuk menyembah Tuhan. Di atas gunung Tuhan ada penyediaan yang sempurna. Jehovah Jireh (The Lord Provides).

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL