Mengapa kamu berharga ?
Kehidupan kita itu berharga di mata Tuhan. Kita diciptakan Tuhan sesuai gabar-Nya, untuk kemuliaan-Nya.
Mazmur 139 : 13 - 18Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya. Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah ! Betapa besar jumlahnya ! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
1. Tuhan membentuk kita
Mazmur 139 : 13 - 14Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Menenun adalah proses pembuatan kain dengan persilangan dua set benang, yaitu benang lungsin (benang lusi) dan benang pakan. Benang lungsin disusun sejajar satu sama lain, sedangkan benang pakan dimasukkan secara melintang di antara benang lungsin.
Tuhan yang membentuk (menenun) kita dengan tangan-Nya sendiri. Itulah sebabnya kita berharga di mata-Nya. Harga barang yang dibuat handmade pasti lebih mahal harganya.
2. Tuhan melihat kita
Mazmur 139 : 15 - 16Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
Tuhan melihat kita bahkan di tempat tersembunyi yang tidak diketahui semua orang. Kita bisa dilihat karena dekat dengan Dia yang melihat.
3. Tuhan memikirkan kita
Mazmur 139 : 17 - 18Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah ! Betapa besar jumlahnya ! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
Pikiran Tuhan tidak pernah bisa diselami oleh manusia. Tapi yang pasti rancangan Tuhan jauh melebihi rancangan kita. Belajar untuk memiliki pikiran yang seiraman dengan Tuhan.
Inti Alkitab adalah kasih Allah kepada manusia, karena manusia sangat berharga di mata-Nya.
Yohanes 3 : 16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Tuhan Yesus Memberkati