GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

KEMATIAN YUDAS VS KEBANGKITAN YESUS

Selviawati, M. Th · Selasa, 15 April 2025

Doa Fajar
Selasa, 15 April 2025
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “KEMATIAN YUDAS VS KEBANGKITAN YESUS” Selviawati, M. Th · Selasa, 15 April 2025 Unduh PDF

Ternyata orang-orang yang hidup dekat dengan Yesus ada juga yang gagal. Yudas Iskariot adalah salah satu murid yang dipercaya oleh Yesus, tapi dia tidak benar-benar hidup dalam Kristus.

Siapa Yudas Iskariot ?
Nama “Iskariot” kemungkinan besar merujuk pada kota asalnya, yaitu Keriot, sebuah kota di wilayah Yudea bagian selatan. Ini menjadikan Yudas satu-satunya murid Yesus yang bukan berasal dari Galilea.

Yudas dipilih secara langsung oleh Yesus sebagai salah satu dari dua belas murid-Nya. Dalam Injil Yohanes 12 : 6 disebutkan bahwa Yudas adalah bendahara di antara para murid dan bertanggung jawab atas uang kas mereka. Sayangnya, dalam ayat itu juga dikatakan bahwa Yudas suka mencuri dari uang yang dipercayakan kepadanya, ia serakah.

Yohanes 13 : 18 
Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini : Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.

Jangan sampai kehidupan kita, sepertinya sebagai murid Kristus yang dipilih oleh Yesus, tapi tindakan kita dipengaruhi Iblis seperti Yudas.

Tuhan mengetahui siapa diri kita

Yohanes 13 : 21 - 25 
Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata : "Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya !" Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya : Tuhan, siapakah itu ?

Yesus tahu betul siapa orang yang ada di sekitarnya. Ia menerima siapa saja dengan berbagai karakter dan motivasi saat mengikut Dia. Jangan jadi orang yang abu-abu dihadapan Tuhan, kita dimuridkan untuk dibentuk menjadi orang yang benar dihadapan Tuhan.

Sebuah jabatan kehormatan belum tentu untuk menyanjung diri kita

Yohanes 13 : 26
Jawab Yesus : "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.

Dalam perjamuan terakhir, Tuhan Yesus masih memberi kesempatan terakhir kepada Yudas agar bertobat dan meninggalkan rencananya. Jangan jadi orang yang sombong ketika merasa dekat dengan Tuhan, ketika hidup sebagi orang Kristen atau  pelayanan Tuhan, karena itu bukan sebuah previllege. Tapi sebuah perjuangan menuju kesempurnaan.

Berkat Tuhan jangan menjadikan kita lupa diri

Yohanes 13 : 27 - 30 
Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya : "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera." Tetapi tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam. 

Jangan salah mengerti tentang kebaikan Tuhan, gunakan kesempatan yang masih Tuhan berikan untuk bertobat. Yudas tidak mencari pertobatan, dia menolak kesempatan untuk hidup benar. Meskipun Yudas Iskariot sempat menyesal atas perbuatannya, tapi ia terlambat untuk bertobat dan memutuskan mengakhiri hidupnya.

Mengikut Tuhan harus dengan kesungguhan hati

Yohanes 20 : 10 - 11 
Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah. Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, 

Perjumpaan dengan Yesus harus membawa perubahan yang sejati

Yohanes 20 : 21
Maka kata Yesus sekali lagi : "Damai sejahtera bagi kamu ! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."

Pengalaman bersama Yesus, menghapuskan keraguan

Yohanes 20 : 27
Kemudian Ia berkata kepada Tomas : "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

Belajar dari Yudas Iskariot, jangan mengikut Tuhan dengan sia-sia. Maknai kebangkitan Yesus yang memberikan pengharapan dan tinggalkan hidup yang sia-sia.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL