Firman Tuhan kalau dipraktekkan akan muncul kemuliaan. Orang yang penuh dengan kemuliaan pasti hidup nya berkualitas. Dan orang yang hidup nya berkualitas pasti Harganya mahal dan memiliki Daya Tahan hidup yang kuat (strong durability).
Natal bukan bicara tentang agamawi, tapi natal bicara tentang kesungguh-sungguhan dengan Tuhan. Kesungguhan kita untuk memiliki hidup yang berkualitas dan daya tahan yang kuat.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh. 1:14).
Dari ayat ini ingin berbicara tentang Firman yang menjadi Manusia. Manusia yang telah diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa. Dalam menyikapi Natal di jaman ini, yang menjadi tantangan dalam kehidupan kita dan akan menjadi penghalang Kemuliaan Tuhan adalah KEMUNAFIKAN.
Ciri dari kemunafikan adalah:
Orang yang hidup dengan kemunafikan akan merasa paling hebat, merasa paling benar, dan suka memandang rendah orang lain (Luk. 18:9). Orang yang tidak Munafik, menilai dan melihat tidak ke luar tapi kedalam. Selalu menilai diri nya sendiri dan tidak merasa diri nya hebat. (Luk. 18:13-14)
Orang yang hidup nya dengan kemunafikan adalah penuh dengan kepalsuan. Orang yang hidup dalam kepalsuan sama dengan orang-orang yang hidup membohongi diri sendiri, sehingga orang di luar akan melihat yang baik saja, tetapi sebenarnya yang ada di dalam diri kita adalahan kebohongan.
Oleh sebab itu kemunafikan harus kita kalahkan dan di jauhkan dari hidup kita. cara untuk mengalahkan Kemunafikan adalah :
Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. (Yak. 1:22).
Melakukan firman adalah suatu proses yang harus di lalui (harga yang harus di lalui), di ilustrasikan seperti proses dari seekor Ulat menjadi Kupu-kupu (proses Metamorfosis). Firman jika di dengarkan tapi tidak dilakukan, disitulah akan muncul kemunafikan dan akan menjadi penghalang Kemuliaan Tuhan.
Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. (Yak. 1:23)
Hidup ini janganlah sering membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Orang yang hidup dalam kemunafikan biasa nya tidak akan puas dengan diri nya sendiri dan tidak akan bersyukur. Tetapi milikilah hidup yang menjadi diri sendiri dan bercermin pada firman. Karena kita berharga dan ciptaan-Nya yang Mulia.
Sikapilah Natal ini dengan menjadi pelaku Firman Tuhan dan Hidup menjadi diri sendiri, sehingga kemuliaan Tuhan akan turun dalam hidup kita dan Nama Tuhan akan dimuliakan di Perayaan Natal ini. Amin.!