Ada kehendak Tuhan kepada kita semua supaya memiliki hati dan hidup yang berkenan kepada-Nya. Jangan seperti yang terjadi pada orang Israel yang tidak setia dan menjauh dari Tuhan dengan mencari perlindungan ke Mesir ketika mereka mengalami masalah.
Yesaya 30 : 1 - 3, 15,
Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman Tuhan, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah, yang berangkat ke Mesir dengan tidak meminta keputusan-Ku, untuk berlindung pada Firaun dan untuk berteduh di bawah naungan Mesir. Tetapi perlindungan Firaun akan memalukan kamu, dan perteduhan di bawah naungan Mesir akan menodai kamu.
Yakobus 4 : 1 - 4 (BIMK),
Kalian adalah orang yang tidak setia ! Tahukah kalian bahwa kalau kalian berkawan dengan dunia, maka kalian menjadi musuh Allah ? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Tuhan mau kita benar-benar mengandalkan Dia. Walau kita sudah bergumul dan menunggu-Nya untuk mendekat kepada Dia seperti didalam
Yakobus 4 : 8
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati !
Ketika Tuhan terasa diam, mendekatlah kepada Tuhan maka Tuhan akan mendekat.
Ada 3 hal ketika Tuhan serasa diam :
1. Tahirkan tanganmu dengan bertobat dari dosa.
Yesaya 59 : 2
Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
2. Sucikan hatimu, bersihkan dan murnikan (hagnizo). Tuhan mau kita punya 'pure heart' dari hati yang mendua (dipsychos), artinya
- berpikiran ganda (double) minded, James 4 : 8 (NET) "Draw near to God and he will draw near to you. Cleanse your hands, you sinners, and make your hearts pure, you double-minded."
- Ragu-ragu (undivided heart). Psalm 86 : 11 (NIV)
Teach me your way, Lord, that I may rely on your faithfulness; give me an undivided heart, that I may fear your name.
Saul vs Daud :
• Saul
1 Samuel 15 : 20, 24,
Lalu kata Saul kepada Samuel : Aku memang mendengarkan suara Tuhan dan mengikuti jalan yang telah disuruh Tuhan kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas.
Berkatalah Saul kepada Samuel : Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah Tuhan dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka.
Dalam hal ini hati Saul tidak sepenuh hati mengikut Tuhan.
• Daud
Mazmur 86 : 11
Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.
Daud memiliki hati yang benar-benar terpaut kepada Tuhan.
Pesan Tuhan :
Mendekat kepada Tuhan caranya bersihkan perbuatan dan bersihkan hati.
Tuhan Yesus Memberkati