GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

KONDISI KELUARGA DI AKHIR ZAMAN

Pdt. Roy Raymond Tanudjaja, M.Sc · Jumat, 26 Maret 2021

Doa Fajar
Jumat, 26 Maret 2021
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “KONDISI KELUARGA DI AKHIR ZAMAN” Pdt. Roy Raymond Tanudjaja, M.Sc · Jumat, 26 Maret 2021 Unduh PDF

Gereja yang terkecil adalah keluarga. Tuhan merindukan sebuah keluarga yang benar dan mencintai Dia. Namun sayang, banyak keluarga yang mengalami masalah dan berujung kepada perpecahan. Hal ini terjadi sejak zaman dahulu, ketika manusia hanya mementingkan hawa nafsunya saja. Kejadian 6 : 1 - 2 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat,  bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik - cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. APA REAKSI TUHAN ?Kalau manusia sembarangan mencari pasangan untuk menikah, maka Tuhan tidak berkenan. Kejadian 6 : 5 - 6 Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan  manusia besar di bumi dan bahwa segala  kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. APA AKAN TERULANG LAGI DI AKHIR ZAMAN ?

Tuhan marah dan murka karena kejahatan manusia justru makin menjadi-jadi, termasuk dalam mencari pasangan hidup. Hal ini terlihat pada peristiwa air bah pada zaman Nuh, dimana manusia semakin rusak moralnya sehingga Allah harus menghukum mereka. Dalam peristiwa air bah itu hanya 8 orang yang diselamatkan, yaitu keluarga Nuh. Kejadian 9 : 11 Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi. Matius 24 : 37 - 39 Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Belajar dari nubuatan Kitab Daniel (mohon diperhatikan dengan bijak ayat-ayat ini)

Daniel 7 : 5 Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; Ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya : Ayo, makanlah daging banyak-banyak. Iblis selalu menebarkan tipu muslihatnya dengan tujuan supaya keluarga hancur berantakan :

1. Kebohongan (Ketiidakjujuran ).

Ia berdiri pada sisinya yang sebelah

2. Mempunyai Isteri lebih dari satu (perselingkuhan terjadi). dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya.

3. Mengutamakan nafsu dan kenikmatan.

Dan demikianlah dikatakan kepadanya : Ayo, makanlah daging banyak-banyak. Bagaimana kita harus bersikap dalam keluarga supaya tetap berkenan kepada Tuhan dan mengalami kebahagiaan ?

1. Hidup  bergaul dengan Tuhan

Kejadian 6 : 9 Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang- orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. Mazmur 25 : 14 Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. 2. Selalu menjaga kerukunan di dalam rumah tangga

Markus 3 : 25 Dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Mazmur 133 : 1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun ! Wahyu 2 : 22 Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. 3. Keluarga harus masuk ke dengan komunitas yang benar

Mazmur 1 : 1 - 3 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaanya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menhasilkan bauhnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Rangkuman Pdp. Willy Santoso, BSc : Hari ini firman Tuhan mengingatkan kita untuk menjaga kehidupan keluarga seperti yang Tuhan kehendaki, yaitu keluarga yang takut akan Tuhan dan harmonis. Mengapa demikian ? Karena sejak zaman kitab Kejadian ditulis dan sejak zaman Nuh, Iblis sudah berusaha merusak keluarga. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk selalu berjaga-jaga, termasuk dalam keluarga dengan 3 kiat :

1. Memiliki keintiman dengan Tuhan, supaya keluarga terpusat kepada Tuhan; sebab pernikahan adalah inisiatif Tuhan.

2. Menjaga kerukunan keluarga. Jangan membuka celah sekecil apapun bagi Iblis

3. Miliki komunitas yang benar dan yang mengasihi Allah, sebab komunitas yang seperti ini akan menjadi support group bagi keluarga kita.

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL