Galatia 3:13-14
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.
Hari ini hari Pencurahan Roh Kudus, kita merayakan Pentakosta.
Kita menyadari betapa pentingnya Pencurahan Roh Kudus dalam gereja karena gereja lahir dari Pencurahan Roh Kudus.
Gereja dimulai dari kumpulan orang-orang percaya yang sehati dan mendapatkan pencurahan Roh Kudus.
Yesus mati di atas kayu salib dan bangkit menebus kita, tetapi karya Yesus tidak berhenti di atas kayu salib, Dia mati dan bangkit naik ke surga bagi kita supaya oleh iman kita diselamatkan.
Ketika terjadi pencurahan Roh kudus di atas loteng Yerusalem, ada janji bagi kita semua anak-anak Tuhan, janji Bapa bagi semua orang.
Kisah Para Rasul 2:38-39
Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
Baptisan tidak menyelamatkan, tetapi anak Tuhan yang percaya mau ambil komitmen memberi diri untuk dibaptis.
Roh Kudus bukan hanya untuk sebagian orang, Roh Kudus untuk semua orang. Tanpa Roh Kudus kita tidak bisa berbuat apa-apa, gereja bisa menjadi kering dan bisa terpecah.
Seperti halnya karya salib Tuhan Yesus di bukit Golgota adalah untuk semua orang, demikian juga dampak peristiwa loteng Yerusalem juga untuk semua orang.
Perubahan seseorang yang nyata terjadi karena Roh Kudus, perjumpaan dengan Yesus memberikan perubahan karakter. Orang yang dipenuhi Roh Kudus ditambah hikmat dan kapasitasnya juga membuat komitmen kita diperkuat.
Dari perjumpaan ke pemberdayaan, ketika kita berjumpa dengan Roh Kudus bukan sekedar ada. Roh Kudus adalah Pribadi, bukan hanya kuasa atau pengalamaan.
Roh Kudus punya kuasa, biarkan Roh Kudus menguasai kita, jangan kita mengabaikan-Nya.
Jika kita hidup oleh Roh Kudus, roh kita dibangkitkan dan diberdayakan. Berjumpa dengan Roh Kudus sehingga kita bisa menghasilkan buah Roh.
Roh Kudus berbicara bagi kita, menjadi Penolong, mengajar dan menyertai kita.
Karya Roh Kudus bagi kita (ke dalam):
1.Mematikan daging
2.Menghidupkan Roh
3.Menghasilkan buah Roh
Karya Roh Kudus ke Luar:
1.Memperlengkapi dengan karunia Roh masih ada sampai saat ini
2.Hikmat untuk memprtahankan iman
Kuasa Roh Kudus membuat kita menjadi saksi bukan sakti, bukan agar kita jadi seperti dewa tetapi jadi dewasa.
Ketika Roh Kudus turun ke atas kita memberikan kuasa, kita mengalami kepenuhan Roh Kudus dan mampu melaksanakan Misi Yesus.
Bagaiman kita bisa dilawat oleh Roh Kudus:
1.Haus (sadar dan rindu)
2.Datang (menerima Yesus)
3.Aktif (bergerak)
Tuhan Yesus Memberkati