GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MEMBANGUN PERNIKAHAN YANG LANGGENG DENGAN KELEMAHLEMBUTAN

Pdm. Himawan Hadirahardja, MSc · Senin, 09 Oktober 2023

Doa Fajar
Senin, 09 Oktober 2023
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “MEMBANGUN PERNIKAHAN YANG LANGGENG DENGAN KELEMAHLEMBUTAN” Pdm. Himawan Hadirahardja, MSc · Senin, 09 Oktober 2023 Unduh PDF

Gary Thomas dalam bukunya, Sacred Marriage, mengatakan bahwa tujuan pernikahan yang Tuhan kehendaki adalah :

1. Menggenapi rencana Tuhan, yaitu kesatuan (Kejadian 2 : 23 - 24)

2. Menghasilkan generasi keturunan Ilahi (Maleakhi 2 : 15 - 16)

3. Pesatuan yang menghasilkan perlindungan dan kebahagiaan (Efesus 5 : 22 - 30)

Tapi tujuan Tuhan tersebut dirusakkan oleh nature manusia yang sudah jatuh dalam dosa sehigga terjadi banyak kehancuran dalam kehidupan pernikahan. 

Kelemah-lembutan adalah kekuatan, kelebihan, kekuasaan, yang terkendalikan, dan digunakan dengan benar dan bijaksana. Di dalamnya ada unsur kasih, kerendahan-hati, kesabaran, penguasaan diri.

Kolose 3 : 12 - 14 
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain; sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, perbuatlah juga demikian. Di atas semuanya itu : Kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 

Mengapa kelemahlembutan diperlukan dalam pernikahan ?

1. Kelemah-lembutan - Faktor kunci pernikahan yang Harmonis

2. Kelemah-lembutan - Wujud kasih dalam pernikahan

3. Kelemah-lembutan - bukti pertumbuhan dan pendewasaan (Maturity) 

Bukti adanya kelemah-lembutan dalam suatu pernikahan :

1. Saling menerima dan saling mengampuni, bukan saling melukai (Kolose 3 : 13)

2. Terbangunnya komunikasi yang sehat dan terbuka (Efesus 4 : 29)

3. Saling melayani dan saling menghargai (Efesus 2 : 10)

Bagaimana caranya menghasilkan kelemahlembutan ?

1. Berdoa bersama (Matius 18 : 19 - 20; Yakobus 5 : 16). Doa lebih dari sekedar ritual permintaan atau untuk mengubah keadaan tapi lebih kepada mengubah diri sendiri sehingga sejalan dengan kehendak Tuhan. 

The basic purpose of prayer is not to bend God’s will to mine, but to mold my will into His. (Timothy Keller) 

2. Membaca dan merenungkan Firman Tuhan  bersama-sama (Mazmur 119 : 96 - 98). Firman Tuhan itu sempurna, sehingga setiap orang yang merenungkannya akan menjadi bijaksana. Otak kita adalah pengendali kehidupan. Jika otak kita diisi oleh Firman Tuhan, maka kompas kehidupan kita akan selalu terkalibrasi dan selaras dengan kehendak Tuhan. 

Kita membaca dan merenungkan Firman Tuhan untuk menemukan kebenaran bukan mencari pembenaran. (Himawan Hadirahardja) 

Let the hertbeat of your Bible reading be this simple prayer : Lord, move this from my head to my heart. (John Piper) 

Berdoalah setiap kali kita membaca Firman Tuhan agar apa yang kita baca tidak hanya memenuhi pikiran kita tapi bergerak memenuhi hati sehingga hidup kita semakin dibaharui menjadi serupa dengan Kristus Yesus. 

3. Beribadah bersama dan tertanam dalam komunitas yang sehat.
Mazmur 133 : 1 - 3
Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun ! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL