GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MENCAPAI TEMPAT PERHENTIAN TUHAN

Pdp. Ir. Arjoto Wisanto, MSc. · Jumat, 26 November 2021

Doa Fajar
Jumat, 26 November 2021
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “MENCAPAI TEMPAT PERHENTIAN TUHAN” Pdp. Ir. Arjoto Wisanto, MSc. · Jumat, 26 November 2021 Unduh PDF

Sebagai orang percaya kita memiliki sukacita di dalam Tuhan. Sukacita itu bisa karena keberhasilan atau kesuksesan dalam kehidupan ini. Namun sukacita sejati adalah ketika nama kita terdaftar dalam Kerajaan sorga, atau tempat perhentian Tuhan, yang penuh sukacita dan damai sejahtera.

Lukas 10 : 20
Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.

Yesaya 28 : 12
Dia yang telah berfirman kepada mereka : Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan ! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan.

Untuk mengerti arti tempat perhentian, mari kita selidiki dan renungkan firman dalam kitab Ibrani ini.

Ibrani 4 : 1 - 13
Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya. Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan : Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku : Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku, sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas : Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya. Dan dalam nas itu kita baca : Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku. Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka. Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas : Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, jangan- lah keraskan hatimu ! Sebab, andai-kata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain. Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya. Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Konteks Ibrani 4 adalah ketika umat Tuhan mulai mengalami lemah iman, sehingga mereka perlu diingatkan supaya tetap bertahan.

Beberapa point penting tentang tempat perhentian ini :

1. Perhentian ini masih berlaku dan tetap akan berlaku bagi orang percaya, termasuk kita yang hidup saat ini (Ibrani 4 : 1 - 2)

2. Tempat Perhentian tersebut disediakan bagi semua orang, tetapi ada yang meresponi dengan positip dan ada juga yang menolak karena ketidaktaatannya. (Ibrani  4 : 6)

3. Tanah Perjanjian - dimana Yosua membawa masuk bangsa Israel ke Tanah Kanaan - bukanlah perhentian terakhir bagi umat Tuhan. Masih ada tempat perhentian yang kekal, yaitu sorga yang mulia. (Ibrani 4 : 8 - 9)

MESSAGES :

1. Ada sebuah tempat perhentian, satu-satunya dan yang kekal bersama dengan Allah. Tempat perhentian tersebut hanya bagi umat Allah yang meresponi dengan iman.

2. Untuk mencapai tempat perhentian tersebut, kita harus melakukan dengan aktif dan giat, di mana hal ini terwakili oleh kata "waspada" (ayat 1) dan "berusaha"(ayat 11).

3. Dengan memasuki tempat perhentian tersebut, kita tidak termasuk dalam bilangan yang jatuh karena ketidaktaatan.

4. Tempat Perhentian tersebut adalah "Sorga" yang mulia, yang harus sebagai target dan pastikan kita mencapainya sebagai orang yang percaya kepada Kristus.

Rangkuman Pdm. Roy Tanudjaja, MSc :

Diingatkan kepada kita semua, bahwa ada tempat perhentian kekal bagi kita sebagai orang percaya, yaitu sorga yang mulia; sebab hidup di dunia ini hanya sementara.
Untuk memasuki tempat perhetian yang kekal itu, iman kitalah yang harus tetap ada, sebab kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan selama di dunia.

Ibrani 4 : 13
Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Untuk itu perhatikan 3 point penting di atas supaya kita masuk ke tempat perhentian kekal tersebut. Tetap aktif, waspada dan tidak menyerah sampai Tuhan memanggil kita.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL