Sebagai orang Kristen, kita harus melakukan hal yang baik, karena Tuhan selalu baik kepada kita. Mengalahkan yang salah dengan melakukan yang benar, mungkin tidak membuat keadaan kita langsung membaik. Tetapi, teruslah melakukan yang benar. Benar yang kita lakukan adalah benar di mata Tuhan. Kita tidak bisa lakukan kejahatan hanya karena orang lain melakukan kejahatan kepada kita.
Kita adalah anak Tuhan, dan Tuhan sendiri adalah kasih. Meski mungkin tidak mudah bagi kita untuk menjadi contoh, teladan, dan terang bagi dunia, tetapi hal ini mungkin untuk kita lakukan.
Roma 12 : 17
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang !
Roma 12 : 21
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan !
Bagaimana caranya agar kita bisa mengalahkan yang jahat atau yang salah dengan melakukan hal yang benar :
1. Karena kita mengasihi Tuhan, apa pun yang Tuhan minta, kita akan melakukannya (Galatia 2 : 19b- 20)
2. Kita tidak bisa melakukannya dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kekuatan yang Tuhan berikan kepada kita (Filipi 4 : 13). Untuk melakukan yang benar, kita harus minta Roh Kudus untuk menguatkan. Kita harus mematikan keinginan dalam diri kita, agar Roh Kudus bisa menolong kita.
3. Kita harus taat kepada Tuhan. Sebab memiliki kemauan belum tentu ingin menaati apa yang Tuhan perintahkan. Ketaatan adalah kunci kerajaan surga.
Lihatlah teladan kehidupan Yusuf, seorang anak muda yang dibenci oleh saudara-saudaranya, bahkan ia ingin dibunuh. Tetapi, rencana Tuhan dalam hidup Yusuf membuatnya tidak dibunuh. Yusuf dijual dan menjadi budak di Mesir. Lalu, Yusuf diangkat menjadi pelayan, dan mendapatkan kepercayaan penuh.
Hingga akhirnya, Yusuf menerima keberhasilan dan kemenangan karena ketaatannya kepada Tuhan. Yusuf selalu melakukan yang benar di mata Tuhan, bahkan ketika ia digoda, dan dicobai hari demi hari oleh istri Potifar, ia tetap memilih hal yang benar.
Yusuf difitnah bahkan dimasukan ke dalam penjara. Yusuf tetap taat kepada Tuhan dan melakukan apa yang yang benar dimata Tuhan. Tuhan mengangkat Yusuf menjadi orang penting kedua di Mesir. Bahkan Yusuf tetapi memiliki hati yang murni ketika ia bertemu dengan saudara-saudaranya.
Kejadian 50 : 19 - 20
Tetapi Yusuf berkata kepada mereka : Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah ? Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Apa pun yang menyerang kita, siapa pun yang menyakiti kita, entah orang lain ataupun bahkan orang-orang yang terdekat dengan kita, tetaplah melakukan hal yang benar di mata Tuhan, maka Ia akan melindungi serta menyertai kita.
Perbuatan balas dendam tidaklah berasal dari Tuhan. Tetaplah tenang dan biarkan Tuhan sendiri yang akan menangani orang-orang yang menyakiti kita. Dan kita akan melihat Tuhan akan membawa kita ke tempat yang tepat, waktu yang tepat, dan bertemu dengan orang-orang maupun hal-hal yang tepat.
Akhirnya, apa yang seharusnya kita lakukan ketika kita mendapat promosi, terobosan, serta mujizat dari Tuhan ? Tetaplah rendah hati dan teruslah melakukan hal yang benar di mata Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati