Hukum yang utama ialah mengasihi Tuhan Allah kita, dengan segenap hati kita. Sekali lagi, dengan segenap hati. Sampai hari ini, jika bisa melakukannya, maka sesungguhnya kita dekat dengan kerajaan Allah. Dengan kata lain, sedekat apa? Dekat, bukan jauh. Bahkan, kerajaan Allah juga ada di dalam kita, sebab hati juga ada di dalam.
Dengan segenap jiwa, dengan segenap pikiran, dan dengan segenap kekuatan—itu semua mengikuti setelah dengan segenap hati. Jadi, jika seseorang menyerahkan segenap hatinya bagi Tuhan, maka hidupnya akan menyenangkan hati Tuhan.
Markus 12:28-30, 34
Hukum yang terutama -- Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu ... Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.
Lagipula, menyenangkan hati Tuhan itu semestinya menjadi tujuan hidup kita. Tuhan juga mengincar, atau menginginkan hati kita, dengan kata lain supaya tidak ada yang lain di dalamnya, selain hanya Dia.
Apa yang dimaksud mengasihi Dia dengan segenap hati kita, dan hati yang seperti apa yang kita miliki:
• Jangan Punya Hati yang Sempit
Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Perbesarlah, perluaslah hati kita. Dan jagalah hati kita. Kata ‘segala’ di atas pada firman Tuhan tersebut, artinya segala sesuatu. Jagalah hati kita, bukan sekadar menjaga posisi, jabatan, dan lainnya. Terutama di Tahun Amanat Agung ini, jika kita menjaga hati dengan baik, maka orang-orang akan datang pada kita, sebab di sana ada kehidupan. Apa pun keadaan kita, jagalah hati kita, sebab hidup kita tergantung pada kondisi hati kita juga.
Apa pun posisi maupun jabatan seseorang, apabila kita tidak menjaga hatinya, baik saat ada orang lain yang mengenalnya ataupun tidak, maka sepertinya agak percuma. Ingat juga prinsip “DIAM”: dekat, intim, akrab, mengenal Tuhan Yesus lebih dalam lagi. Bukannya malah mengenal dan melakukan apa yang jahat.
Dan di manapun kita berada, apakah sungguh-sungguh tindakan kita mencerminkan bahwa kita ini sungguh orang Kristen? Apakah kita hamba Tuhan ataukah hamba uang? Masihkah kita senang berbuat baik tanpa memandang muka? Setiakah kita pada perkara kecil? Apakah hari-hari ini kita penuh damai serta kasih? Jadi, jangan suka sering marah-marah, karena akan dapat sangat mempengaruhi kesehatan kita juga. Dan tetaplah bersukacita!
Jika hati kita penuh dengan Tuhan, maka sudah pasti kita juga akan membicarakan, memberitakan, menyaksikan tentang Dia, serta hanya mengandalkan Dia, bukan berharap pada manusia, ataupun mengharapkan imbalan maupun balasan yang setimpal dari manusia.
Jika hati dan hidup kita penuh dengan Tuhan, hadirat dan kuasa-Nya, serta kasih-Nya pasti senantiasa menyertai kita, sehingga menyentuh dan menjamah serta menjadi berkat bagi banyak orang. Milikilah belas kasihan terhadap orang lain, seperti halnya Tuhan menunjukkan dan menyatakan belas kasihan-Nya terhadap kita.
Jika Roh Kudus bersuara di dalam hati kita, menuntun serta meminta kita melakukan sesuatu, dengarkanlah Dia dengan penuh rasa percaya. Jika kita menaati Dia, berkat Tuhan pasti akan datang bagi kita yang bisa berupa dalam bentuk apa pun.
Matius 22:39
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
• Hati yang Lemah Lembut serta Pemurah
Lukas 6:36
Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.
Seseorang yang mengasihi Tuhan Yesus, pasti --serta semestinya-- mau mempunyai hati yang lemah lembut, serta murah hati. Bukan yang kasar maupun keras, serta kikir.
Jika hidup kita sudah bukan tentang diri kita melulu, maka kita akan rindu untuk menjadi berkat bagi orang-orang lain, menyelamatkan jiwa-jiwa, dan semua adalah tentang Tuhan saja, serta mempedulikan pekerjaan pelayanan Tuhan.
Di luar sana, banyak orang yang sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan maupun hati kita. Rindukah kita melihat orang-orang lain juga untuk menjadi bahagia, serta bersukacita seperti halnya kita juga yang bahagia dan penuh sukacita? Sudahkah mereka sungguh-sungguh melihat serta menyadari bahwa Tuhan Yesus sungguh hidup di dalam dan melalui kita?
Percayalah, Tuhan yang di tempat yang Maha Tinggi lebih dari sanggup untuk memberkati, mengangkat, serta mempromosikan kita masing-masing, seturut cara dan waktu-Nya yang sempurna bagi setiap kita.
Sudahkah kita menjaga hati, memelihara hati yang lemah lembut, serta bermurah hati, tanpa tergantung keadaan maupun perbuatan orang lain, supaya kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dengan segenap hati, bukan dengan sekadar teori melainkan melalui tindakan yang nyata kita setiap hari?
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



