Kita hidup harus memberi dan menghasilkan buah pertobatan. Untuk itu, kita perlu mengerti prinsip ini: "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu" (Yoh. 15:16). Dalam tiap musim kehidupan apa pun, kita tetap berbuah. Sebab jika tidak, kita akan ditebang dan dibuang -> Matius 7:19. Jadi, Tuhan mau kita memaksimalkan potensi.
Potensi:
• KEMAMPUAN yang belum terwujud (ada kemampuan dalam diri dan hidup kita yang belum terwujud)
• KEKUATAN yang masih terpendam
• KAPASITAS yang belum terpakai
• SUMBER DAYA yang belum digunakan
Semua yang ada di dalam diri manusia yang belum diaktualisasikan secara maksimal disebut potensi. Apa pun keadaan yang kita alami, tidak ada manusia yang dilahirkan tanpa potensi. Contoh: Nick Vujicic.
• Masa depan benih ada DI DALAM benih itu sendiri (misalnya, di dalam buah mangga ada biji mangga, di dalam biji mangga ada potensi menjadi pohon mangga, dan melalui pohon manggalah pasti ada buah-buah mangga)! Jadi setiap kita pun bertanggung jawab juga atas keberhasilan hidup kita sendiri. Contoh: Raeni anak tukang becak yang mendapat beasiswa S3 di Inggris! Jangan menyalahkan keadaan atau siapa pun
• Masa depan kita bukan ada di depan kita, tetapi masa depan kita masih berada (TERJEBAK) di dalam diri kita
• Tuhan mau selagi masih hidup, kita MENGELUARKAN (menggunakan) semua POTENSI yang ada dalam diri kita.
"Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar" (Yakobus 3:12)? 1. ABRAM – ABRAHAM
Ada Abraham yang terjebak di dalam diri Abram, dalam diri Abram ada potensi raja-raja. "Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa" (Kej. 17:5).
2. DAUD GEMBALA DOMBA – DAUD SEORANG RAJA
Dalam diri Daud seorang gembala domba, ada Daud seorang raja. Dari Daud akan lahir raja-raja -> Mesias.
3. SIMON PENJALA IKAN – PETRUS PENJALA MANUSIA
Simon sendiri arti namanya adalah peragu (Kefas), tapi begitu mengikut Tuhan dan memaksimalkan potensi, namanya menjadi Petrus (Petra). "Yesus berkata kepada mereka: 'Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia'" (Mat. 4:19). Banyak orang bertobat lewat pelayanannya.
4. SAULUS – PAULUS
Saulus si penganiaya jemaat, diubah menjadi Paulus yang sangat mengasihi jemaat. "Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya" (Gal. 1:13). "Dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat" (2 Kor. 11:28). Dulu ia jahat, sekarang ia baik.
CARA MEMAKSIMALKAN POTENSI: benih dibuka dan ditanam. Untuk bisa dipakai oleh Tuhan luar biasa dan potensi maksimal, terbukalah! Jangan sembunyi. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah" (Yoh. 12:24).
MANUSIA BISA MENEBAK BERAPA JUMLAH BIJI DALAM BUAH MANGGIS. ALLAH MAMPU MELIHAT DAN MENGETAHUI BERAPA JUMLAH BUAH DALAM BIJI MANGGIS!
"Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku" (Yoh. 15:8). Kita yang memutuskan mau berbuah atau tidak, dan Allah ingin kita memaksimalkan potensi. Sesulit apa pun hidup kita, tidak ada alasan untuk tidak berbuah dan menggunakan potensi.