Sebagai anak Tuhan, kita harus selalu berubah menjadi lebih baik dan benar, sesuai dengan rencana dan kehendak Tuhan. Perubahan ini terjadi dari manusia lama menjadi manusia baru, seperti proses perubahan seekor ulat menjadi kupu-kupu (proses metamorfosa)
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : Apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Metamorfosa kupu-kupu terjadi mulai dari bentuk telur, ulat, kepompong, kupu-kupu muda, dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa yang indah.
Perbedaan sewaktu masih ulat dan setelah menjadi kupu-kupu :
• Ulat merangkak, memakan daun, tampak rakus, dan bergerak lambat.
• Kupu - kupu terbang, mengisap madu, tampak anggun, dan terbang cepat.
Demikianlah juga proses metamorphosis manusia lama menjadi manusia baru dalam hidup setiap orang percaya.
Metamorfosis manusia mulai dari embrio, janin, baby, anak, remaja, dewasa muda, usia produktif, tua, lalu mati.
1. Manusia lama
Sebelum menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup dalam kedagingan dengan selalu mengikuti dan menyenangkan daging.
Galatia 5 : 16 - 21
Maksudku ialah : hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup dibawah hukum Taurat. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu. Penyembahan berhala, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan pesta pora, dan sebagainya. Terhadap semuanya itu aku peringatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, tidak akan mendapat bahagian dalam kerajaan Allah.
2. Manusia baru
Sesudah Terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, hidup kita akan menyenangkan Allah karena dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga menghasilkan buah Roh.
Galatia 5 : 22 - 25
Tetapi buah Roh ialah : Kasih, suka cita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.
Perubahan hidup yang Tuhan kehendaki dalam diri anak-anak-Nya adalah dengan mematikan daging dan hidup dipimpin oleh Roh Allah. Bila Hidup ini adalah milik Tuhan, izinkan Dia mengubah kita menjadi seperti yang Dia mau, bukan seperti yang kita mau.
Roma 8 : 13
Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Bila Hidup ini adalah milik Tuhan, izinkan Dia mengubah kita menjadi seperti yang Dia mau
Roma 12 : 1
Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati.
Renungan Firman Tuhan hari ini :
1. Menanggalkan keinginan daging kita yang selalu menyeret dan membawa kita tetap melakukan dosa.
2. Hidup selalu dalam kepenuhan Roh Kudus dan dituntun oleh-Nya, serta keluarkan buah Roh.
3. Metamorfosa hidup kita sampai sempurna seperti yang Tuhan mau, bukan seperti yang kita mau.
Tuhan Yesus Memberkati