“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.” (Ibrani 11:6a)
Salah satu saksi iman adalah Abraham. Dia adalah bapa orang beriman. Iman penting selama kita ada di dunia dan penting bagi kita menuju ke sorga. Tanpa iman kita tidak akan berkenan pada Allah.
MEZBAH ABRAHAM
1. Mezbah di Sikhem
“Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu." Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya.” (Kej. 12:6-7)
Arti Sikhem: “bahu (pundak)”
Abraham mendirikan mezbah di dekat Sikhem, karena dia tidak lagi memakai sistem dunia. Abraham memutuskan untuk menaruh segala beban hidupnya di atas bahu Allah.
2. Mezbah di Betel
“Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.” (Kej. 12:8)
Arti Betel: “rumah Allah”.
Abraham mulai menghormati Allah. Dia mengorbankan kedagingannya untuk dipersembahkan menjadi rumah Allah. Hadirkan sukacita, damai sejahtera, dan kelimpahan rahmat Allah di rumah kita (house & home).
3. Mezbah di Hebron
“Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.” (Kej. 13:18)
Arti Hebron: “damai sejahtera” – Jehova Shalom
Abraham memilih untuk hidup dalam damai sejahtera. Berdamailah dengan diri kita sendiri dan dengan siapapun juga.
4. Mezbah di Gunung Moria
“Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api." (Kej. 22:2&9)
Arti Moria: “di sini Allah menyediakan” – Jehova Jireh
Arti Gunung Moria: Gunung Allah, di mana Abraham membuktikan bahwa dia mencintai Allah lebih dari segala-galanya, termasuk yang paling dicintai dalam hidupnya. Abraham lulus ujian karena dia taat dan setia kepada Allah dengan rela mempersembahkan Ishak. (Ibr. 11:17)
Mezbah Abraham : Sikhem artinya Iman, Betel/Hebron artinya Pengharapan, Moria artinya Kasih.
“Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.” (Kej. 24:1)
“Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:” (Kej. 15:18)
“Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.” (Gal. 3:29)
MEZBAH PERSEMBAHAN ORANG PERCAYA
1. WAKTU :
“TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.” (Maz. 5:4)
2. TUBUH – HIDUP :
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” (Rom. 12:1)
3. HARTA :
“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” (Ams. 3:9-10)