Dari Lukas 24 : 13 - 35, diceritakan bahwa Tuhan Yesus pernah menampakkan diri-Nya kepada sejumlah murid setelah kebangkitan-Nya. Salah satunya ialah kepada beberapa murid-Nya yang sedang berjalan menuju ke Emaus. Pada waktu itu, ada dua murid yang kecewa dan mungkin putus asa karena kematian Yesus. Mereka sedang dalam perjalanan menuju Emaus saat berjumpa dengan Yesus, namun mereka tidak dapat mengenali-Nya.
Apa pesan rohani dari perjalanan ke Emaus ?
1. Jangan lari dari panggilan Tuhan
Lukas 24 : 13 - 14
Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi.
Dua murid Yesus dalam kondisi kecewa dan putus asa karena kematian Yesus di atas kayu salib. Arti kata Emaus dalam bahasa Ibrani adalah tempat hangat atau sumber mata air hangat. Arti rohani dari Emaus adalah kecewa atau putus asa. Apa pun yang terjadi dalam hidup kita dan situasi apa pun yang kita alami, jangan pernah lari dari panggilan Tuhan, jangan pernah menjauh dari hadirat Tuhan.
2. Tuhan hadir dalam setiap musim kehidupan
Lukas 24 : 15 - 16
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak mengenali Dia.
3. Mengerti kebenaran firman Tuhan dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri
Lukas 24 : 21
Padahal kami dulu mengharapkan, bahwa Dia lah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.
Kehendak Tuhan berbeda dengan kehendak kita. Ikuti kehendak dan rencana Tuhan dalam hidup kita.
4. Kembali pada panggilanmu
Lukas 24 : 25 & 31
Lalu Ia berkata kepada mereka : “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi !” Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
Tuhan selalu hadir saat kita sedang berputus asa, karena Dia adalah Allah yang hidup, Tuhan Yesus sudah bangkit, dan memerintah sampai selama-lamanya. Karena itu, tetap setia pada panggilan kita untuk melayani Tuhan dan sesama.
Lukas 24 : 32 - 34
Kata mereka seorang kepada yang lain : “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita ?” Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka. Kata mereka itu : “Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakan diri kepada Simon.”
Jangan menyerah, percayalah pada firman Tuhan, dan bukan pada pemikiran atau pengertian kita sendiri. Senantiasa roh kita menyala-nyala, dan layanilah Tuhan, dan setia pada panggilan hidup kita yang dari Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati