Anak-anak Tuhan harus memiliki kerinduan untuk membaca Alkitab setiap hari (GBA). Saat teduh dengan membaca Alkitab adalah bentuk pengabdian kita setiap hari. Devotion artinya kepada siapa kita mengabdi; kita mengabdi kepada Tuhan Yesus setiap hari sepanjang hidup kita. Namun, ada pengabdian yang memiliki arti yang lebih mendalam yaitu mengasihi Tuhan dan sesama.
Matius 22 : 37 - 40
Jawab Yesus kepadanya : Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Ada tiga frasa, yaitu: hukum yang utama, hukum yang sama dengan yang pertama, dan pada kedua hukum itu. Artinya, mengasihi Tuhan adalah yang tertinggi, barulah mengasihi manusia (sesama).
Sebagai gambaran, Pasal 7 - Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan memiliki tingkatan: UUD 1945 - Ketetapan MPR - Undang-Undang (Perppu) - Peraturan Pemerintah - Peraturan Presiden - Peraturan Daerah (Provinsi) - Peraturan Daerah (Kota/Kabupaten).
Undang-undang yang lebih rendah menjadi pelaksana bagi undang-undang yang lebih tinggi. Jadi, kita bisa mengasihi sesama setelah kita mengasihi Tuhan terlebih dahulu.
Mempraktekan Loving God Loving People :
1. Loving God
Hati : memiliki keyakinan atau percaya kepada Tuhan
Jiwa : kehendak, kemauan, dan keinginan (membaca firman-Nya)
Akal Budi : melakukan seluruh firman Tuhan dengan penuh hikmat.
2. Loving People
Siapa sesama kita ? Siapapun yang memerlukan pertolongan dan bantuan kita, tanpa pilih kasih.
Seperti diri sendiri ? Mempersiapkan diri supaya bertumbuh dan menghasilkan buah sehingga berdampak bagi sesama.
Daily devotion to wholly devoted (Pengabdian harian untuk mengabdi sepenuhnya) kepada Tuhan dan sesama.
Tuhan Yesus Memberkati