Setiap kita pernah bimbang, dimana anak zaman sekarang katakan "galau". Apa yang harus kita lakukan saat kita bimbang, terutama dalam mengambil keputusan penting dalam hidup ? Bagaimana saat bimbang kita dapat mengambil keputusan yang benar ?
Yakobus 1 : 5 - 6
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Surat Yakobus mengatakan sebagai orang percaya hendaknya meminta dalam iman kepada Tuhan, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Apa itu bimbang ? Bimbang adalah kegelisahan hati dan pikiran yang berujung pada ribuan pilihan. Mana yang harus dipilih, apakah yang kita pilih sudah benar, sehingga membuat kebingungan muncul.
Penyebab kebimbangan :
- Pengalaman masa lalu : kepahitan, kegagalan, atau trauma
- Takut akan masa depan : takut salah, takut kurang bagus, atau takut gagal
- Kata orang : presentations are communication tools
Ketika kebingungan muncul, kadangkala kita condong mendengarkan orang lain yang belum tentu benar, sehingga membuat kita mengalami kerugian yang lebih besar lagi, akibatnya hubungan menjadi rusak.
Bagaimana mengatasi kebimbangan ?
1. Bersandar pada firman Tuhan
Amsal 3 : 5
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri. Berusaha dengan kekuatan sendiri sering membuat kita gagal. Saat menghadapi kebingungan berusahalah untuk melakukan apa yang benar sesuai dengan firman Tuhan, ini adalah langkah yang benar.
2. Percaya akan masa depan dari Tuhan. Percaya berarti menyerahkan sepenuhnya kepada Dia.
Yeremia 29 : 11
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Masa depan hendaknya kita serahkan ke tangan Tuhan. Berserah penuh kepada Tuhan, sebab segala sesuatu yang dari Tuhan adalah yang terbaik, walaupun seringkali tidak sesuai dengan keinginan dan kemauan kita.
3. Melepas apa yang sudah terjadi.
1 Petrus 5 : 7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Jika ada pengalaman atau trauma di masa lalu yang mengikat dan membuat kita khawatir harus dilepaskan. Apa yang sudah terjadi biarlah berlalu, kita harus move on, melangkah maju ke depan bersama dengan Tuhan. Sebab Tuhan yang memelihara hidup kita.
Jangan banyak galau atau bimbang, perbanyaklah bersandar kepada Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati