Keluarga ataupun rumah kita harus menjadi tempat favorit kita, begitu juga dengan pasangan kita seharusnya menjadi orang favorit bagi kita. Ketika Roh Kudus tercurah dari surga, Allah juga mencari suatu tempat favorit, dan sesungguhnya tempat favorit-Nya yaitu hidup kita.
Kisah Para Rasul 2 : 1
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
Hari yang disebut Pentakosta dalam bahasa Yunani berasal dari kata ‘pentekoste’, yang berakar dari kata ‘pente’ yang berarti lima puluh (Ibrani: shavu’ot), yaitu adalah hari raya penting bagi orang Israel.
Allah Bapa di surga menyempurnakan pelayanan Yesus dengan mencurahkan, dan memberikan Roh Kudus.
Semua orang yang menerima, percaya, dan mengikut Yesus disebut sebagai murid. Kekudusan harus ada dalam ibadah kita, serta kekudusan menjadi tanggung jawab setiap orang percaya, bukan tanggung jawab pemimpin, pembicara, ataupun pelayan mimbar, apalagi saat segala sesuatu yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan akan terjadi mujizat.
Saat ini, ketika Roh Kudus sedang dicurahkan, di manakah posisi kita? Semestinya posisi kita sedang menjaga kekudusan, dan menantikan tercurahnya Roh Kudus.
Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus bagi semua orang, dan ketika pencurahan Roh Kudus terjadi, ada agendanya Tuhan, dan Tuhan mau menjadikan kita sebagai tempat tinggal-Nya.
Kisah Para Rasul 2 : 17
Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
Kita hanya perlu buka hati untuk membiarkan Roh Kudus turun dan diam dalam hidup kita.
1 Korintus 6 : 19
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Tuhan Yesus Memberkati