Mazmur 32 : 1 - 5
Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi ! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan, dan yang tidak berjiwa penipu ! Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari; sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata : Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku, dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela
Latar Belakang :
• Mazmur 32 adalah mazmur pengajaran, dimana isinya menyatakan kesaksian pertobatan Daud.
• Daud melakukan perzinahan dengan Batsyeba kemudian dia membunuh Uria, suami Batsyeba dan berpura-pura tidak ada sesuatu yang terjadi dan berniat untuk menyembunyikan dosanya (2 Samuel 11 : 1 - 27).
• Daud menyatakan kesaksiannya dalam Mazmur 32 ini bahwa tidak mungkin bisa menyembunyikan segala sesuatu dihaapan Tuhan dan lari dari konsekwensi dosa.
Penyesalan atau Pertobatan ? Ini adalah dua hal yang berbeda.
Penyesalan (KBBI) : Perasaan tidak senang (susah, kecewa, dan sebagainya) karena telah berbuat kurang baik (dosa, kesalahan, dan sebagainya). Penyesalan bisa karena mau belajar dari kesalahan atau karena ketahuan berbuat dosa.
Pertobatan yang benar : Membenci dosa dan berbalik kepada Tuhan dengan berjalan menjauhi dosa dan merubah cara berpikir kita seluruhnya sesuai dengan kehendak Allah dalam firman-Nya.
Tuhan menginginkan kita bertobat dengan sungguh-sungguh dari dosa dan pelanggaran kita, meninggalkan dan benci dosa serta melakukan kebenaran, bukan sekedar menyesal.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Pelajaran apa yang bisa kita belajar dari pertobatan Daud ?
1. Jangan mengeraskan hati, karena berbahagia orang yang diampuni dosanya yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan dan yang tidak berjiwa penipu ! (ayat 1 dan 2)
2. Jangan berdiam diri dan menyembunyikan dosa, karena Tuhan akan bertindak dengan keras jika kita terus berusaha menutupi dosa yang kita lakukan (dengan berdalih, terus berdusta dll) - ayat 3 dan 4
3. Jangan menunda utk mengakui semua dosa-dosa yang kita perbuat kepada Tuhan, karena tangan Tuhan yang berat akan menekan dan membuat kita mengakui seluruh dosa-dosanya dan sungguh-sungguh bertobat (ayat 5).
Ingat, Tuhan itu panjang sabar tapi tidak Maha sabar, Tuhan selalu beri waktu dan kesempatan untuk kita bertobat sampai batas kesabaran-Nya berakhir.
Kesimpulan :
• Waspadalah, dosa tidak memandang Jabatan, baik itu jabatan rohani atau sekuler, kaya atau Miskin, karena dosa bisa masuk ketika ada celah yang kita buka didalam hidup kita dan keluarga kita.
• Tidak ada dosa yang bisa disembunyikan dihadapan Tuhan, bagaimanapun caranya kita berusaha untuk menutupi dosa, pasti akan terungkap pada waktunya Tuhan.
• Lawanlah dosa dengan pertobatan yang sungguh-sungguh, yaitu mengakui semua perbuatan dosa dan merubah cara berpikir kita seluruhnya sesuai dengan kebenaran FirmanNya.
Tuhan Yesus Memberkati