Kita perlu belajar menjadi sabar serta sabar, terutama di hari-hari ini, di mana banyak situasi yang dapat membuat emosi kita tidak stabil dalam berbagai area kehidupan, dan mencobai titik keterbatasan kita untuk bersabar.
Apa artinya sabar dan sadar ?Sabar berarti tahan dalam menghadapi cobaan, tidak lekas marah, tidak mudah putus asa, serta menjadi tabah. Sementara, sadar adalah tahu dan mengerti atau insaf. Banyak orang memiliki kelemahan di dalam kedua hal itu.
Kita belajar dari kisah pengalaman Zakheus waktu ia bertemu dengan Tuhan Yesus.
Lukas 19 : 1 - 10
Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata : Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu. Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya : Ia menumpang di rumah orang berdosa. Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan : Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat. Kata Yesus kepadanya : Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Dari kisah pengalaman Zakheus di atas, kita belajar bahwa kita harus bersabar dalam segala hal, baik dalam situasi atau keadaan yang tidak sesuai dengan ekspektasi ataupun keinginan kita, yang jauh dari kata ideal dan dari apa yang kita harapkan.
Sebaiknya kita bersabar terhadap apa yang sudah kita lakukan, walaupun hasilnya kurang maksimal dan tidak sesuai dengan harapan. Rancangan Tuhan bukanlah rancangan kecelakaan atau kegagalan, melainkan rancangan yang mendatangkan kebaikan serta berkat bagi kita.
Lukas 19 : 3 - 4
Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
Sabar saja tidak cukup, sebab kita perlu tambahkan dengan sadar :
• Sadar bahwa apa yang kita rencanakan kadang tidaklah sesuai dengan agenda dan rencana Tuhan, maka kita harus bersabar dan sadar terhadap agenda dan rencana-Nya.
• Sadar akan siapa diri kita yang sesungguhnya di mata Tuhan, bahwa kita sejatinya ialah orang yang berdosa. Namun sebagai anak-anak-Nya, kita tidak akan ditinggalkan.
• Sadar kalau memang ada bagian-bagian yang bukan milik kita, maka kita perlu berbesar hati untuk melepaskannya.
Lukas 19 : 6 - 8
Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya : Ia menumpang di rumah orang berdosa. Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan : Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.
Apa buah dari sabar dan sadar ?
Melaluinya, kita akan menerima keselamatan yang dari Tuhan.
Lukas 19 : 9 - 10
Kata Yesus kepadanya : Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
Keselamatan berbicara tentang adanya sukacita, damai sejahtera, pengharapan, dan berkat dari Tuhan.
Kita juga diingatkan bahwa kesabaran adalah sebuah kekuatan, serta sadar untuk mengetahui kehendak Tuhan adalah kebijaksanaan.
Tetaplah bersabar dan sadar, untuk memiliki kelegaan hati bahwa Tuhan mengetahui yang lebih baik, rencana-Nya lebih indah, dan ada berkat-berkat yang terbaik dari Tuhan.
Roma 12 : 12
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa !
Tuhan Yesus Memberkati