GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

SAYA UTUSAN KRISTUS

Pdt. Henry Salakparang · Minggu, 05 Mei 2024

Ibadah Raya 5 (Onsite)
Minggu, 05 Mei 2024
Pk. 16:30 WIB
PDF Rangkuman “SAYA UTUSAN KRISTUS” Pdt. Henry Salakparang · Minggu, 05 Mei 2024 Unduh PDF

Paulus pernah berkata, bahwa ‘kami’, yang berarti mewakili para rasul, dan orang-orang percaya yang pertama, sebagai utusan Kristus. Namun, sesungguhnya, demikian pulalah halnya bagi kita semua saat ini. Kita-kita adalah utusan Tuhan Yesus Kristus. 

2 Korintus 5 : 20
Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. 

Hidup ini harus berfungsi dengan baik, bukan hanya jadi penonton atau sekedar beribadah, namun ada peranan, khususnya dalam pertumbuhan dan perkembangan gereja kita. Kita semua bisa dipakai oleh-Nya menjadi utusan-utusan-Nya. 

2 Korintus 5 : 11
Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu. 

2 Korintus 5 : 10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 

Kata ‘jahat’ di atas juga berarti ‘tidak berguna’. Apakah kita mau memaksimalkan hidup kita untuk memuliakan nama Tuhan dan berguna, atau mengomentari, menilai, dan menghakimi orang lain ? Ingat, dalam pelayanan, kita semua mesti ambil bagian, sebab kita semua akan menghadap takhta Kristus, yang meminta pertanggungjawaban kita. 

Tuhan memanggil setiap kita dengan cara-Nya yang unik, namun kita harus menanggapinya dengan baik dan benar. Hidup juga bukan sekedar bernilai dari panjangnya umur, melainkan apa saja kontribusi kita. 

2 Korintus 5 : 12
Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah. 

Menjadi utusan Kristus memerlukan sebuah kesungguhan. Terhadap hamba-hamba Tuhan, jangan hanya menilai penampilan luar mereka. Dengan kata lain, mengutamakan hal-hal yang lahiriah semata-mata, melainkan utamakanlah hal-hal yang batiniah, suatu ‘kekayaan’ rohani yang jauh lebih berharga dan bernilai dalam hidup kita. 

Apakah kehidupan kita memuliakan nama Yesus ? Jika ada Yesus dalam hidup kita di manapun kita berada, pasti ada berkat di sana. 

Jika kita berfungsi dengan baik, mengasihi Tuhan, dan menjadi duta-duta Kristus, maka jiwa-jiwa akan datang mencari Tuhan Yesus, mengenal, dan mempercayai Dia. Hadirat dan berkat-Nya menyertai kita. Maukah kita melakukannya kepada jiwa-jiwa yang terhilang di luar sana, sehingga mereka sungguh-sungguh bertobat, di mana yang dulu hidupnya kacau berubah menjadi hidup yang baik. Akankah pertobatan jiwa seseorang sampai dia ikut melayani, merupakan sebuah kerinduan dan kesenangan bagi hati kita ?

2 Korintus 5 : 13
Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu. 

Kerahkan seluruh potensi kita bagi Tuhan. Seperti halnya Paulus. Bekerja keraslah juga bagi Dia. Sebab, tidak ada hidup yang berhasil tanpa kerja keras. 

2 Korintus 5 : 14
Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. 

Kasih Tuhan Yesus Kritus kiranya menguasai, menyelimuti, dan menggerakkan hati kita. Karena itu, dasarkanlah pelayanan kita oleh kasih, agar kita tidak mudah menyerah, merasa lemah, kecewa, menggerutu, dan khawatir. Dengan kasih-Nya, kita akan menjalani pelayanan kepada Tuhan secara senang hati, dan penuh sukacita. Kasih Tuhanlah yang menjadi dasarnya, dan bukannya motivasi yang lain. Uang maupun materi memang perlu, namun itu bukan tujuan yang paling utama. Kasih-Nya sanggup mengubahkan kehidupan banyak orang. 

Jika kita ingin melayani orang lain, janganlah bersikap ekslusif, melainkan kasih yang tersedia bagi semua orang.  

2 Korintus 5 : 17
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 

Tanpa perubahan yang terjadi terlebih dahulu dalam hidup kita, tidak mungkin kita dapat mengubahkan hidup orang lain. Bagaimana juga dengan keadaan di tengah keluarga kita, adakah kasih dan suasana damai sejahtera di dalamnya ? Kemudian, sanggupkah kita menjalin bekerja sama dengan orang-orang lain ?

Jika Dia sudah mengubah kita, jangan lagi sama dengan kehidupan kita yang lama. Jadi, ingatlah, kita semua adalah utusan-utusan Kristus. 

Sungguh percaya kepada-Nya, Tuhan Yesus Kristus, Sang jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14 : 6). Setidaknya, bawalah satu jiwa kepada Tuhan Yesus selagi kita masih hidup. Sebab, di luar Dia, hanya kebinasaan. Kasihilah Dia melebihi apa pun, dan siapa pun dalam hidup kita. Bersyukurlah, kita memiliki hubungan yang kekal dengan-Nya. 

Karena menjadi utusan Tuhan, kita semua memperoleh mandat atau tugas dengan kuasa Tuhan dan penyertaan dari-Nya supaya menerima arahan, teguran, dan tuntunan-Nya. Sekali Yesus, tetap Yesus. 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL