Siapapun kita, pasti pernah mengalami masalah, baik masalah yang besar atau kecil. Hal itu sangat mempengaruhi kehidupan kita, baik bagi diri sendiri, keluarga, dan komunitas kita.
Beberapa contoh masalah yang sering dihadapi :
- Masalah dalam keluarga
Seorang kepala keluarga, orang percaya, bahkan seorang pelayan Tuhan, tergiur janji manis judi online untuk mendapatkan uang cepat demi menyelesaikan masalah keuangan instan, atau bahkan demi memenuhi gaya hidup yang tinggi. Ketika kalah, bukannya berhenti, ia justru menggunakan pinjaman online (pinjol) untuk menutup kekalahan dan modal main lagi. Bunga pinjol menumpuk, tabungan masa depan dan pendidikan anak habis dikuras.
Seluruh anggota keluarga ikut diteror oleh debt collector, menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan rasa malu di lingkungan tetangga.
Rumah tangga dipenuhi pertengkaran, kebohongan berantai, hingga ancaman perceraian. Anak-anak menjadi korban trauma psikologis.
- Masalah dalam usaha
Seorang pemilik usaha yang adalah orang percaya, yang rajin beribadah, tapi memilih menggunakan cara-cara curang, sepati memalsukan kualitas produk, menggelapkan pajak, melakukan penipuan demi mendapat keuntungan besar dan cepat. Usahanya bisa besar dengan cepat, kekayaan dinikmati, tapi akhirnya kedoknya terbongkar, harus menjalani hukuman penjara, nama baiknya hancur, dan hidupnya dikejar-kejar rasa bersalah dan cemas atas masa depan.
- Masalah dalam pelayanan
Pelayan Tuhan atau pemimpin jemaat yang terlihat luar biasa pelayanannya, sangat dihormati jemaat, tetapi menyimpan dosa tersembunyi yang tidak terlihat oleh mata manusia. Tapi Tuhan mengetahui. Akibatnya pelayanannya kehilangan kuasa dan urapan, bahkan Tuhan bongkar dan singkapkan dosa yang tersembunyi, akibatnya menimbulkan kekecewaan besar bagi Jemaat Tuhan, dan akhirnya harus kehilangan kepercayaan dan kesempatan untuk melayani, bahkan rusak nama baiknya.
Ada beberapa jenis masalah yang dapat dialami orang percaya, diantaranya :
1. Masalah akibat ketaatan akan kebenaran
2. Masalah akibat ketidaktaatan akan Kebenaran (dosa)
3. Masalah akibat pemurnian (karakter)
4. Masalah akibat kondisi dunia dan hukum alam
Pagi ini kita akan belajar sebab, akibat dan bagaimana menghadapi masalah no. 2 & 3 dari sudut pandang Kitab Yesaya pasal 48, yang adalah dialog searah antara Tuhan Allah dengan bangsa Israel lewat perantaraan Nabi Yesaya, saat masih dalam masa pembuangan di Babel, sebelum pembebasan oleh Raja Koresh terjadi.
I. Umat-Nya mengaku percaya tapi tidak sungguh-sungguh percaya dan tidak mengandalkan Tuhan.
Yesaya 48 : 1 - 2
Dengarlah firman ini, hai kaum keturunan Yakub, yang menyebutkan dirinya dengan nama Israel dan yang adalah keturunan Yehuda, yang bersumpah demi nama TUHAN dan mengakui Allah Israel - tetapi bukan dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus hati - bahkan mereka menyebutkan dirinya menurut kota kudus dan mereka bertopang kepada Allah Israel, TUHAN semesta alam nama-Nya;
Bangsa Israel mengakui Allah Israel, bersumpah demi nama-Nya, tapi Tuhan tahu hati mereka. Mereka tidak sungguh-sungguh dan tulus hati percaya dan tidak mengandalkan, bersandar, bergantung (bertopang) pada Allah Israel, mereka hanya sampai pada ucapan di bibir dan tidak sesuai dengan hidup yang dijalani.
Demikian juga dengan kita orang percaya, jangan sampai kita mengaku percaya tapi tidak sungguh-sungguh percaya, apalagi mengandalkan Dia. Bila ada diantara kita, mari pagi ini kita bertobat.
• Manusia memiliki kecendrungan untuk keras kepala.
Yesaya 48 : 3 - 5
Firman TUHAN : Hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah Kuberitahukan dari sejak dahulu, Aku telah mengucapkannya dan telah mengabarkannya. Kemudian dengan sekonyong-konyong Aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan.
Oleh karena Aku tahu, bahwa engkau tegar tengkuk, keras kepala dan berkepala batu, maka Aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, Aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya.
Sains modern dan penelitian psikologi mengonfirmasi apa yang telah dinyatakan Alkitab ribuan tahun lalu: secara biologis, psikologis, dan mental, manusia memang memiliki kecenderungan alami untuk resisten, keras kepala, dan sulit taat.
Tuhan mengingatkan bahwa dulu Ia sudah pernah memberi tahu suatu peristiwa jauh-jauh hari, lalu dengan tiba-tiba peristiwa itu benar-benar terjadi (pembuangan bangsa Israel ke Babel). Tuhan sengaja mengumumkan rencana-Nya terlebih dahulu agar saat rencana itu terbukti nyata, semua pujian dan kemuliaan hanya ditujukan kepada Tuhan, bukan kepada berhala, keberuntungan, atau kekuatan manusia.
• Tuhan merancang proses pemurnian untuk adanya pertobatan.
Yesaya 48 : 9 - 11
Oleh karena nama-Ku Aku menahan amarah-Ku dan oleh karena kemasyhuran-Ku Aku mengasihani engkau, sehingga Aku tidak melenyapkan engkau. Sesungguhnya, Aku telah memurnikan engkau, namun bukan seperti perak, tetapi Aku telah menguji engkau dalam dapur kesengsaraan. Aku akan melakukannya oleh karena Aku, ya oleh karena Aku sendiri, sebab masakan nama-Ku akan dinajiskan ? Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain !
Masalah, kesusahan, kesengsaraan adalah dapur api yang Tuhan pakai untuk memurnikan umat-Nya dari karakter keras kepala, tegar tengkuk yang menolak dan mengabaikan Firman Tuhan. Namun bersyukur untuk kebaikan-Nya atas proses pemurnian ini, karena tidak akan menghancurkan diri, keluarga, usaha, pelayanan kita, karena masih dalam belas kasihan Tuhan (dikatakan "bukan seperti perak yang membutuhkan panas ekstrem yang sangat tinggi).
Proses pemurnian ini menunjukkan bahwa apapun dosa dan salah kita, karena menolak atau mengabaikan Firman-Nya, masih ada pengampunan dan kesempatan bagi kita untuk bertobat. Hal itu bukan karena kita layak, melainkan karena belas kasihan Tuhan, demi kemuliaan nama-Nya.
Karena itu selama kita dalam proses pemurnian, Tuhan mau kita tetap setia menjalaninya dan tetap memuliakan-Nya. Pastinya itu tidaklah mudah, tapi Roh Kudus menolong kita.
• Buah ketaatan akan firman Tuhan adalah damai sejahtera dan kebahagiaan selalu melimpah dalam kehidupan umat-Nya.
Yesaya 48 : 17 - 19
Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel : Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.
• Peringatan bagi orang fasik.
Tuhan menutup pasal 48 ini dengan peringatan tegas bagi orang fasik.
Yesaya 48 : 22
Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik ! firman TUHAN.
Amsal 3 : 1 - 2
Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu.
Mari kita mulai pagi ini dengan setia memperhatikan (mendengar, tunduk, taat melakukan) perintah Tuhan, maka damai sejahtera Allah terus ada, dan kebahagiaan melimpah dalam hidup setiap kita, orang percaya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



