GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

SIMPLICITY

Selviawati, M. Th · Rabu, 13 Desember 2023

Doa Fajar
Rabu, 13 Desember 2023
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “SIMPLICITY” Selviawati, M. Th · Rabu, 13 Desember 2023 Unduh PDF

Seringkali perayaan Natal dipenuhi dengan evoria sehingga lupa akan makna Natal yang sesungguhnya. Mengapa Natal harus kita rasakan dengan kesederhanaan namun harus penuh makna ? Kita belajar dari sejarah Natal. 

Sheperd field Bethlehem.

Sebuah tempat dimana para gembala menerima kabar dari malaikat akan lahirnya Tuhan Yesus.

Tempat yang sederhana. Malaikat itu berkata kepada para gembala, seperti ada didalam Lukas 2 : 8 - 11

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka : Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. 

Para gembala adalah orang sederhana, bukan orang pandai, bukan orang kaya, hidup jauh dari hingar bingar, namun malaikat membawa kabar kepada mereka. 

Sikap Gembala :

1. Meresponi pesan dengan bergegas (Ay. 15b)

2. Menyampaikan kabar

3. Meninggikan nama Tuhan, adalah sikap para gembala

Simpel, sederhana, tapi bermakna.

Dalam suasana Natal carilah Tuhan dan temukan pesan Tuhan. Bersihkan hati kita agar murni dihadapan Tuhan. 

Seorang sederhana lainnya adalah Maria, ibu dari Yesus.

Lukas 1 : 30 - 31, 34 -35, & 38
Kata malaikat itu kepadanya : Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Kata Maria kepada malaikat itu : Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami ? Jawab malaikat itu kepadanya : Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Kata Maria : Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Lalu malaikat itu meninggalkan dia. 

Sikap Maria :

1. Perkataan

Cermin kesedehanaan dalam hidupnya, untuk menyerahkan diri penuh kepada kehendak Allah.

2. Pikiran

Pikiran simpel, tidak rumit, ia tahu siapa dirinya. Ia menyerahkan hidupnya dengan apa yang Tuhan mau, tidak berargumen dengan malaikat. Pikiran Maria hanya tertuju kepada Tuhan.

3. Menyimpan segala sesuatu dalam hati. Sebagai sumber kekuatan dan kepercayaan kepada janji Tuhan. 

Dalam perjalanan hidup Maria selalu mendampingi Yesus, tidak terlihat sikap Maria yang marah, bersungut, atas apapun yang terjadi atas Anaknya, bahkan ia melewatinya sampai akhir. Sebagai seorang ibu, ia sangat tegar dan sanggup menerima segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan Yesus. 

Sikap Maria :

1. Kelemah lembutan

Sikap Maria itu lemah lembut karena mau memberikan hidupnya kepada kehendak Tuhan.

Ciri-ciri Kelemah lembutan :

• Taat dan pasrah sepenuhnya akan tugas dari Allah.

• Rela meninggalkan semua haknya untuk dipakai oleh Allah.

• Mematikan pembenaran dirinya.

• Tidak menuntut hak, kehormatan atau posisi, setelah menerima tugasnya.

• Menyimpan segala sesuatunya dalam hati dan tidak mencari pujian atau penganggungan buat dirinya sendiri. 

Selama kita sombong, kita tidak dapat mengenal Allah. Seorang yang sombong selalu memandang rendah orang lain dan tidak dapat melihat sesuatu yang berada di atas kita. - C.S. Lewis - 

2. Kerendahan hati

Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri (Filipi 2 : 3)

Ciri-ciri orang yang memiliki kerendahan hati :

- Tidak Self Center

Jangan menganggap diri paling penting atau paling hebat. Apabila kita terlalu konsentrasi terhadap diri kita sendiri, akan sulit untuk memiliki kerendahan hati. Karena sibuk menjadikan dirinya sebagai pusat perhatian atas segala sesuatu yang kita lakukan. 

- Tidak Sombong

Orang yang sombong adalah orang yang tidak dapat menerima pengaturan dari Tuhan. Orang-orang yang takut keluar dari zona nyaman, takut menderita, takut sakit, takut tidak dihargai. Yang menjadi fokus hanya pandangan, perkataan dan penilaian orang lain. 

- Mau Diubahkan Tuhan

Untuk dapat mengenal jalan-jalan Allah, diperlukan adanya kerendahan hati, karena ada sesuatu yang lebih besar diluar diri kita yaitu kebesaran Allah yang mampu mengubah, pikiran dan tingkah laku kita. 

Yesus lahir kedunia ini dengan mengosongkan diri, bagaimana dengan sikap kita ? SIMPLICITY. 

Filipi 2 : 5 - 8
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 

Yesus lahir ke dunia menyelamatkan kita, dan Dia rela memberikan hidup-Nya dan mengosongkan diri-Nya. Untuk menerima keselamatan dari Tuhan, kita harus memberikan hidup kita untuk diisi dan dibentuk oleh Tuhan.  Dengan melembutkan hati dan merendahkan hati kita dihadapan Tuhan.Temukan makna Natal dengan kelemah lembutan dan kerendahan hati. Untuk itu jangan merayakan Natal Yesus !

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL