GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

TELINGA YANG CEPAT, LIDAH YANG LAMBAT

Frans A. Lase, SH · Selasa, 02 Desember 2025

Doa Fajar
Selasa, 02 Desember 2025
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “TELINGA YANG CEPAT, LIDAH YANG LAMBAT” Frans A. Lase, SH · Selasa, 02 Desember 2025 Unduh PDF

Ungkapan “cepat mendengar, lambat berbicara” artinya bukan soal kecepatan fisik, tetapi sikap hati dan karakter seorang yang bijak dan dewasa rohani. Memprioritaskan pemahaman sebelum berbicara, menahan diri dari reaksi tergesa-gesa, dan menggunakan kata-kata dengan bijaksana sehingga membawa damai dan kehendak Tuhan.

Yakobus 1 : 19 - 20 Pendengar atau Pelaku Firman. 
Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini : setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.


1. Kerendahan hati : Mengasihi

Ay. 19, Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.

• Surat ini ditulis oleh Yakobus, saudara Yesus, salah seorang pemimpin gereja.

• Yakobus sebagai seorang pemimpin, membangun hubungan dengan anggotanya, mengesampingkan pangkat, jabatan harga diri, dan rasa ingin dihormati.

• Menjadikan kerendahan hati sebagai dasar dalam melayani Tuhan.

Dengan menggunakan sapaan, ”Hai saudara-saudara yang kukasihi”, Yakobus sebagai pemimpin jemaat Tuhan di Yerusalem menyetarakan dirinya dengan orang-orang yang digembalakannya. Pemimpin yang rendah hati akan dihormati oleh domba-domba gembalaannya. Setiap teguran, nasihat, dan arahan akan lebih bisa diterima dan bermanfaat jika disampaikan dengan kerendahan hati.


2. Kerendahan hati : Mau ditegur

Ay. 19, Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.

Pengertian frase :
• Setiap orang : ditujukan kepada setiap orang tanpa terkecuali.

• Kata "cepat" memiliki arti : siap dan tidak menunda, menerima dengan taat, tidak berbantah.

• Kata "mendengar" memiliki arti: kerendahan hati, membuka ruang bagi Roh Kudus bekerja.

• Kerendahan hati : mau mendengarkan nasihat; mau mendengarkan teguran; dan taat.


3. Kerendahan hati : Pengendalian diri

Ay. 19, Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

• Setiap orang : ditujukan kepada setiap orang tanpa terkecuali.

• Kata "lambat" memiliki arti : menahan diri, tidak reaktif dan memberikan ruang bagi Roh Kudus untuk bekerja.

Orang yang lambat berbicara adalah orang yang dituntun hikmat dan kebenaran dalam setiap kata yang diucapkan. Pentingnya memiliki buah Roh pengendalian diri agar kita bisa mengendalikan lidah kita dan menghindarkan diri dari pertikaian. 


4. Pelaku Firman : Mengerjakan kebenaran

Ay. 20, Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.

• Setiap orang: ditujukan kepada setiap orang tanpa terkecuali.

• Amarah manusia memiliki arti: respons manusia yang lahir dari dosa.

Kebenaran Allah lahir dari kasih dan hikmat Allah. Amarah manusia hanya membuahkan percideraan, kebencian dan kehilangan damai sejahtera. Hindari diri kita dari emosi sesaat dan amarah yang berlebihan agar sukacita dan damai sejahtera Allah memelihara dan memimpin hidup kita setiap hari.
 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL