Kata Yunani τετελεσται - tetelestai ini berasal dari kata kerja τελεω - teleô, artinya "mencapai tujuan akhir, menyelesaikan, menjadi sempurna." Kata ini menyatakan keberhasilan akhir dari sebuah tindakan. Kata inilah yang Yesus ucapkan saat menyerahkan nyawa-Nya. "Tetelestai It is finished Sudah selesai." (Yohanes 19 : 30). Satu kata yang menyimpulkan kehidupan dan kematian Yesus. Satu kata yang merupakan pernyataan tunggal paling penting dalam keseluruhan Alkitab.
Dari 7 perkataan salib, "τετελεσται; - tetelestai" (sudah selesai) berarti penebusan telah dilaksanakan, sekali untuk selamanya, efeknya terasa hingga kini. Ketika Yesus berkata, "Tetelestai Sudah selesai," artinya, "Sudah selesai di masa lalu, sudah selesai di masa sekarang dan akan tetap selesai sampai di masa yang akan datang." Ini adalah sebuah teriakan “kemenangan”.
Injil (Kabar Baik) adalah rencana keselamatan Allah bagi semua manusia. Bahkan rencana itu sudah dilakukan Allah sejak dari taman Eden. Berita Injil keselamatan (protoevangelium) adalah pernyataan Allah tentang keselamatan manusia.
1. Protoevangelium
Kejadian 3 : 15
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
Rencana keselamatan Allah lewat Yesus Kristus dinubuatkan oleh nabi Yesaya 700 tahun sebelum peristiwa penyaliban Yesus di Golgota.
2. Nubuat kitab Yesaya
Yesaya 53 : 5
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh
Akhirnya hari penyelamatan itu tiba, saat Yesus mati di kayu salib di Kalvari.
3. Penggenapan oleh Yesus Kristus
Yohanes 19 : 30
Sesudah Yesus meminum nggur asam itu, berkatalah Ia : "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.
Galatia 3 : 13
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis : Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib !
Jumat Agung diperingati bukan untuk meratapi penderitaan-Nya, tetapi untuk merenungkan dalam iman tentang kasih, pengorbanan, dan keselamatan yang diberikan Tuhan melalui Yesus Kristus.
Selamat memperingati Jumat Agung, Tuhan Yesus Memberkati