GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

THE FAMILY BLUEPRINT

Pdp. Tien Setiawati · Minggu, 24 Agustus 2025

Ibadah Raya 5 (Onsite)
Minggu, 24 Agustus 2025
Pk. 16:30 WIB
Matius 19 : 4 - 6
PDF Rangkuman “THE FAMILY BLUEPRINT” Pdp. Tien Setiawati · Minggu, 24 Agustus 2025 Unduh PDF

Frederick Douglass pernah mengatakan, “It is easier to build strong children rather than to repair broken men,” atau artinya adalah lebih mudah dan lebih baik membangun serta mempersiapkan anak-anak sejak mereka masih kecil, daripada memperbaiki ataupun menolong orang-orang yang telah besar dan rusak dalam hidupnya.

Terlebih lagi, keluarga merupakan suatu lembaga yang pertama diciptakan oleh Allah, lembaga terkecil di dalam masyarakat, serta sangat berharga di mata Tuhan. Demikian juga, pernikahan adalah salah satu lembaga yang sangat penting, dan bernilai bagi Tuhan. Ia rindu memberkati keluarga-keluarga maupun melalui pernikahan yang seperti rancangan-Nya.

Matius 19 : 4 – 6 
Jawab Yesus : "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan ? Dan firman-Nya : Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Kejadian 1 : 28 
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka : "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Matius 25 : 41
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya : Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Ibrani 2 : 16
Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

Iblis, musuh rohani orang Kristen, berusaha menghancurkan, merusak, mengacaukan kehidupan kita sebagai keluarga, maupun pernikahan yang ada dengan cara-cara seperti berikut ini :

•    Attack the Foundation (Matius 19 : 4)
Iblis gencar berupaya menyerang dasar yang benar di dalam pernikahan, keluarga, hubungan yang benar, terutama terhadap kebenaran, dan kepercayaan kita kepada Tuhan.

Yudas 1 : 7
Sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

•    Mess Up Their Roles (Matius 19 : 5)
Iblis ingin memporak-porandakan fungsi maupun peran tiap-tiap anggota dalam keluarga, memutarbalikkan tanggung jawab yang ada. Padahal, ada tanggung jawab sebagai ayah atau suami, maupun sebagai istri dan ibu, dan anak-anak, yang telah Tuhan rancangkan sejak semula, dan atur dengan sebaik-baiknya dari awalnya.

Tugas ayah ataupun suami : 
-    Menjadi wakil Tuhan (Efesus 5 : 23)
-    Mencari nafkah (Kejadian 3 : 17)
-    Mengasihi isteri dan tidak berlaku kasar (Kolose 3 : 19)
-    Imam, raja, dan nabi (Efesus 6 : 4)

Tugas istri ataupun ibu :
-    Menjadi penolong yang sepadan (Kejadian 2 : 18)
-    Tiang pendoa
-    Tunduk ataupun beradaptasi pada tuntunan maupun kebutuhan suami dalam segala sesuatu (Efesus 5 : 24)
-    Merawat keluarga (Amsal 31 : 10 – 31)

Tugas sebagai anak-anak : 
-    Menaati
-    Menghormati

Efesus 6 : 1 – 3
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini : supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

•    Making Marriage Convenient, Not A Covenant (Matius 19 : 6)
Janji nikah merupakan janji yang kudus di hadapan Tuhan. Sayangnya, banyak pasangan nikah yang hanya ingin mencari kebahagiaan sendiri, sesuatu yang nyaman bagi salah satu pihak saja, dan bukannya memandang sakral maupun komitmen untuk tetap setia. Menurut sebuah catatan statistik, setiap tahun ada sekitar 400.000 pasangan yang bercerai di Indonesia. Janganlah mudah menyatakan ataupun menginginkan perceraian, sebab Tuhan masih sanggup untuk memulihkan maupun mengubahkan.

“Analogi sepasang sepatu” : Sepatu kanan dan kiri mungkin tidak persis sama semuanya, namun serasi. Saat dipakai untuk berjalan juga tidak pernah sama, tetapi memiliki tujuan yang sama. Tidak pernah berganti posisi, tetapi saling melengkapi. Selalu sederajat, tidak ada yang lebih rendah atau tinggi. Jika salah satu lebih tinggi, pasti tidaklah nyaman ketika dipakai berjalan, akan tidak seimbang atau terpincang-pincang. Dan bila yang 1 hilang, maka yang lain mungkin tidak memiliki arti lagi, sebab saling membutuhkan satu sama lain.

•    Hinder God’s Presence and His Blessings
Iblis ingin membuat hadirat maupun berkat-berkat Tuhan menjadi terhalang untuk tercurah di dalam keluarga serta pernikahan melalui perbuatan dosa, dan hal-hal buruk yang lainnya. Padahal, Tuhan rindu kita sebagai keluarga supaya bersatu, berdoa, berharap, dan hanya bergantung pada-Nya.

Matius 18 : 19 – 20 
Dan lagi Aku berkata kepadamu : Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.

Kesibukan yang membabi buta serta tanpa arti ataupun tujuan akan menghalangi hadirat dan berkat Tuhan di dalam keluarga. Seharusnya, sebuah keluarga maupun pernikahan dapat menjadi seperti “surga di dalam rumah”, namun si musuh atau Iblis sedang gencar-gencarnya untuk menghancurkannya, dan membuat banyak orang menyia-nyiakan anugerah yang ada. 

Bekerjalah untuk hidup, dan bukannya hanya sebaliknya hidup hanya untuk bekerja. Tetaplah membangun dan mengadakan mezbah keluarga maupun saat teduh membaca firman Tuhan, serta bersama-sama berdoa. 

Take Home Messages :
 God’s family blueprint (rancangan awal bagi keluarga dari Allah) : 
•    His design, rencana-Nya sendiri
•    His roles, ada peran serta campur tangan-Nya
•    His covenant, janji Tuhan menyertai
•    His purpose, ada tujuan yang mulia

When we align with the Architect of life, marriage, and family, then our families would stand strong against any storms of life. Atau, saat kita menyatu selaras dengan Sang Perancang kehidupan ini yang sesungguhnya, maupun untuk pernikahan, serta keluarga, maka setiap keluarga akan dapat bertahan menghadapi apa pun jenis badai hidup. Sebab setiap permasalahan akan membawa kita untuk berlutut serta berseru kepada Tuhan, dan di balik semuanya itu ada berkat maupun proses untuk membentuk kita.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL