Kita belajar tentang kuasa dari berseru. Berseru adalah ketika Allah mengizinkan orang percaya berteriak dan memohon kepada Allah saat dalam keadaan begitu beratnya persoalan yang sedang dihadapi.
Apakah doa yang tertata rapi selalu cukup ? Ternyata tidak. Tuhan mau anak-anak-Nya berseru dengan sungguh-sungguh kepada Dia.
Mazmur 145 : 18 - 19
TUHAN dekat kepada semua yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.
Dalam Mazmur ini Daud menyatakan bahwa Allah yang Mahabesar itu dekat dengan orang-orang yang mengasihi-Nya. Daud berseru kepada Tuhan karena ia dekat dengan Allah, dan mendekat kepada Allah dalam hati yang tulus.
Tiga hal yang membuat seruan kita didengar Tuhan :
1. Tuhan dekat dengan anak-anak-Nya, seperti seorang anak yang dekat dengan mamanya, tulus, jujur dan tanpa formalitas.
Perbedaan formalitas dan ketulusan adalah, kalau formalitas mengutamakan kata-kata indah, tapi hatinya jauh. Sementara kalau ketulusan penuh dengan isak tangis dan hati yang jujur.
Jangan berhenti berseru karena merasa Ia terlalu jauh! Allah sangat dekat dengan umat-Nya.
2. Mendengar dan bertindak. Pada waktu kita berseru kepada Allah, Ia mendengar dan melakukan sesuatu untuk kita.
Mazmur 145 : 19
Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.
Tindakan Allah atas seruan umat-Nya :
1. Mendengar (Atensi)
2. Melakukan kehendak (Aksi)
3. Menyelamatkan (Resolusi)
Jeritan atau seruan anak-anak-Nya akan menghentikan langkah Allah sehingga Ia menolong kita.
3. Digenapi dalam Kristus. Allah yang dekat itu menggenapi semua pergumulan umat-Nya oleh Yesus Kristus. Kehadiran Yesus adalah Allah yang benar-benar turun ke dunia dan dekat dengan kita. Dia rela mati untuk kita dan dalam seruan-Nya: "Eli, Eli, lama sabakttani" membuktikan bahwa Yesus dekat dengan Bapa.
Dia yang menanggung segalanya agar kita selamat.
Oleh sebab itu, berserulah kepada Tuhan sebab Ia dekat, Ia mendengar, dan Ia menyelamatkan kita.
Tuhan Yesus Memberkati