Kita semua punya cerita sebagai penyembah Allah. Sebagai orang percaya, segala hal yang kita lakukan dalam hidup ini baik melalui pikiran, perkataan dan perbuatan merupakan kurban persembahan dan penyembahan kita kepada Allah
Mazmur 40 : 4
Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.
Nyanyian baru sebagai bentuk penyembahan kepada Allah. Penyembahan merupakan sebuah sikap hati yang hormat, tunduk dan memuliakan Tuhan. Sementara persembahan adalah wujud konkret dari ucapan syukur dan penyerahan diri kepada Tuhan.
Penyembahan yang benar adalah sebuah aktivitas yang paling tinggi dan paling mulia yang dilakukan oleh manusia sebagai anugrah Allah. - John R.W. Stoot -
Sebuah penyembahan bukan hanya untuk dilihat orang lain, tapi sikap tubuhmu yang sedang mempermuliakan Tuhan. Apa dan bagaimana ekspresi tubuh, jiwa, dan rohmu ketika sedang menyembah Tuhan ? Ekspresi kita saat menyembah Tuhan akan memberi dampak besar dalam diri kita. Sebuah pujian bukan hanya untuk menenangkan atau menyenangkan jiwamu, tapi untuk menyenangkan hatinya Tuhan.
Yohanes 4 : 20 - 24
Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah. Kata Yesus kepadanya : Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.
Penyembahan kepada Tuhan tidak terikat dengan tempat dan waktu, tidak dibatasi pada pola, cara, atau liturgis ibadah, tapi ketika roh kita sedang terhubung dengan Allah melalui sikap hati yang benar kepada Allah. Apakah dalam penyembahan Anda berada di tempat yang tepat dan sudah melakukan hal-hal yang tepat ?
Penyembahan yang benar adalah ketika roh, bagian manusia yang abadi, dan tidak kelihatan itu, berbicara, dan bertemu dengan Allah yang adalah kekal dan tidak kelihatan. - William Barclay -
Yesaya 1 : 11 - 19
Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak ? firman TUHAN; Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku ? Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan. Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya. Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah. Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Marilah, baiklah kita beperkara! - firman TUHAN - Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
Sebuah penyembahan adalah sebuah bentuk persembahan melalui pertobatan dan perubahan dalam hidup kita. Ibadah bukan tameng atau topeng guna menutupi dosa, pelanggaran, dan kejahatan kita. Ibadah bukan upaya pembenaran diri, tapi respon hati untuk kembali melakukan apa yang benar, hidup benar, dan adil dalam semangat hormat dan takut akan Tuhan.
Kisah Para Rasul 5 : 12 - 14
Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. Orang-orang lain tidak ada yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka sangat dihormati orang banyak. Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan,
Penyembahan yang diinginkan oleh Allah adalah sebuah penyembahan yang menghasilkan sebuah revival, sesuatu yang dapat menggerakkan keadaan.
Worshippers are faith people, and faith keeps its eyes on, the one who can do all things ... With ease ! - Jay Eberly -
Tuhan Yesus Memberkati