Sukacita sejati Natal adalah kebahagiaan mendalam karena Allah mengasihi manusia dan datang untuk menyelamatkan kita melalui Yesus Kristus. Hal ini bisa dinikmati di lingkungan keluarga, gereja, dan komunitas kita.
Apakah benar kita merasa sukacita ? Sementara kenyatan hidup dipenuhi dengan target kerja, dan deadline, masa ujian, pergumulan dengan keluarga, dan bencana alam.
Apakah benar ada sukacita di masa kelahiran Tuhan Yesus ?Sementara pada saat itu Israel sedang dijajah oleh bangsa Roma sehingga Maria dan Yusuf terpaksa pergi ke Bethlehem yang jauh, dan tradisi serta hukum Taurat yang sangat ketat dijalani.
Namun demikian, berita kelahiran Yesus disampaikan kepada dunia yang sedang tidak baik-baik saja, supaya mereka tetap bersukacita di tengah situasi buruk.
Lukas 2 : 10 - 12
Lalu kata malaikat itu kepada mereka : Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.
Sukacita dari Tuhan hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang mengenal dan percaya pada Tuhan Yesus. Sukacita diberikan untuk menguatkan umat-Nya dan menjaga hati mereka dalam melakukan pekerjaan-Nya.
Joy from The Birth Story
1. MARIE : THE JOY OF SERVITUDE
Lukas 1 : 38
Kata Maria : Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Sukacita itu datang dari melakukan apa yang Tuhan mau. Saat kita senang, sedih atau khawatir, kita tetap melakukan apa yang benar dan apa yang Tuhan kehendaki.
2. THE SHEPERDS : THE JOY OF HUMILITY
Lukas 2 : 20
Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
Para gembala ini bukan siapa-siapa. Tapi, Tuhan datang kepada mereka terlebih dahulu. Karena itu, mereka bersukacita.
3. THE MAGI : THE JOY OF WORSHIP
Matius 2 : 10 - 11
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Sukacita datang saat kita memuliakan nama Allah yang benar, dan meyembah Dia dengan segala apapun yang terbaik dari milik kita.
4. JOHN THE BAPTIST : THE JOY OF A NEW HOPE
Lukas 1 : 57 - 58
Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
Tuhan memberikan kita harapan di saat-saat sulit, supaya kita terus bersukacita dan berjalan untuk menikmati janji-Nya.
Perayaan Natal dikhususkan untuk mengingat karya Allah, yaitu pengorbanan Yesus untuk datang ke dunia ini. Selayaknya kita bersukacita dengan tulus melayani Dia, memberikan penyembahan terbaik, dan menyimpan harapan Natal dalam hidup kita.
Tuhan Yesus Memberkati