GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

TO INFINITY AND BEYOND

Pdp. Eradi Tjandra · Kamis, 19 Februari 2026

Doa Fajar
Kamis, 19 Februari 2026
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “TO INFINITY AND BEYOND” Pdp. Eradi Tjandra · Kamis, 19 Februari 2026 Unduh PDF

Hari ini kita belajar mengenai ‘TO INFINITY AND BEYOND‘, yaitu suatu semangat yang bila tanpa arah hanya akan menimbulkan kesibukan, tidak memiliki dampak yang nyata. Kita tentu ingin melakukan sesuatu yang besar bagi Tuhan, tetapi sering kali hidup kita tidak ke mana-mana, masalahnya bukan karena kita kurang semangat, namun kita tidak punya iman yang sanggup berjalan maju, bukan kekurangan semangat, melainkan bagaimana supaya kita bisa sungguh-sungguh memberi dampak sampai pada kekekalan.

Passion without direction creates motion, not meaningful mission (Semangat tanpa arah hanya menciptakan kesibukan, bukan misi yang berdampak).

The problem is not lack of passion, The problem is short-distance faith (Masalah kita bukan kurang semangat, tapi iman yang tidak sanggup berjalan jauh).

Kisah Para Rasul 16 : 4 - 10
Paulus menyeberang ke Makedonia
Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya. Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka. Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya : Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami ! Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

1. The Great Commission is too big for solo heroes (Amanat Agung tidak pernah dirancang untuk dikerjakan sendirian). Dalam perjalanan misi nya yang kedua, ternyata Paulus memiliki 1 tim yang hebat :
• Silas : partner selevel

• Timotius : generasi berikutnya (setengah Yahudi setengah Yunani)

• Para penatua Yerusalem murid murid Tuhan Yesus

• Lukas : profesional, dokter, penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul.

• Lydia : entrepreneur, marketplace leader bahkan beberapa penulis bible commentary berkata gereja Filipi itu menggunakan rumah Lydia.

“A team of champions may win games, but a champion team wins championships” (Tim yang beranggotakan para juara mungkin memenangkan pertandingan, tetapi tim juara sejati memenangkan kejuaraan). - Bill Parcells, pelatih legendaris NFL.

2. The Great Commission requires endurance (Amanat Agung memerlukan kita untuk melakukannya dengan tekun).

God often tests our endurance before He gives us direction (Seringkali Tuhan menguji ketekunan kita sebelum Dia menjelaskan arahnya).

Kisah Para Rasul 15 : 37 - 39
Barnabas ingin membawa juga Yohanes yang disebut Markus; tetapi Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa serta orang yang telah meninggalkan mereka di Pamfilia dan tidak mau turut bekerja bersama-sama dengan mereka. Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus.

Kisah Para Rasul 16 : 23
Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. 

Being in God’s will does not always feel lika success (Berada dalam kehendak Tuhan tidak selalu terasa seperti keberhasilan).

3. The Great Commission requires us to be led by the Spirit (Amanat Agung memerlukan kita hidup dituntun Roh Kudus).

Kisah Para Rasul 16 : 6 - 9
Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka. Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya : Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami ’

Sebagai penuai akhir jaman, kita butuh untuk di pimpin oleh Roh Kudus. We can find clarity not through more opinions, but through intimacy with the Holy Spirit (Kejelasan tidak ditentukan di keramaian suara, melainkan di keintiman dengan Roh Kudus).

Kisah Para Rasul 16 : 14
Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. 

The Holy Spirit is the true Evangelist (Roh Kudus adalah Sang penginjil sejati). Roh Kudus yang menginsafkan dan mengubah hidup seseorang, bukan kita.

The most effective ministry is not the most creative one, but Spirit-led one. (Pelayanan yang paling efektif bukanlah pelayanan yang paling kreatif, melainkan pelayanan yang dipimpin oleh Roh Kudus). 

Tanpa Roh Kudus kita bisa sibuk, tetapi tidak berdampak.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL