GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

TUHAN BERJALAN MENDAHULUI KITA

Ps. Billy Lantang · Minggu, 15 September 2024

Ibadah Raya 5 (Onsite)
Minggu, 15 September 2024
Pk. 16:30 WIB
Ulangan 31 : 8
PDF Rangkuman “TUHAN BERJALAN MENDAHULUI KITA” Ps. Billy Lantang · Minggu, 15 September 2024 Unduh PDF

Tuhan senantiasa ada di depan kita, berjalan mendahului kita, Ia memegang tangan kita, dan menuntun langkah kita. Ia adalah Allah yang Mahahadir. Ia juga ada di masa depan, maka esok hari Ia juga sudah ada di sana.

Ulangan 31 : 8 
Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.

Apa yang tugas dan bagian kita ialah fokus pada tangan-Nya yang menuntun dan memegang tangan kita, seperti halnya orangtua yang menggandeng tangan anak-anaknya menuju suatu tempat ataupun tujuan yang baik.

Walau kita tidak bisa melihat ke depan, tetapi Ia tidak akan meninggalkan kita. Makin kita mengerti isi hati-Nya dan betapa besar kuasa-Nya, kita akan tetap tersenyum karena percaya pada-Nya.

Mazmur 105 : 17 - 19 
Diutus-Nyalah seorang mendahului mereka : Yusuf, yang dijual menjadi budak. Mereka mengimpit kakinya dengan belenggu, lehernya masuk ke dalam besi, sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji Tuhan  membenarkannya.

Seperti halnya Allah menyiapkan masa depan umat bangsa Israel, demikian juga Ia akan mempersiapkan masa depan kita, sekalipun mungkin keadaannya tidak kelihatan. Ia adalah Allah yang bertanggung jawab, cara kerja-Nya ajaib, dan jalan-jalan-Nya sungguh tiada terduga.

1 Raja-raja 17 : 1 - 6
Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab : Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan. Kemudian datanglah firman Tuhan  kepadanya : Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana. Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman Tuhan; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.

Allah juga mampu memakai siapa pun, dan apa saja untuk memelihara, serta memenuhi kebutuhan setiap kita. Kiranya, mata rohani kita semakin terbuka, serta dimensi iman kita makin sadar akan kemahakuasaan dan kemampuan Tuhan. Pertolongan-Nya selalu tepat waktu, seturut dan sesuai dengan rencana-Nya.

1 Raja-raja 17 : 7 - 14
Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu. Maka datanglah firman Tuhan kepada Elia : Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan. Sesudah itu ia bersiap, lalu pergi ke Sarfat. Setelah ia sampai ke pintu gerbang kota itu, tampaklah di sana seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Ia berseru kepada perempuan itu, katanya : Cobalah ambil bagiku sedikit air dalam kendi, supaya aku minum. Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi : Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti. Perempuan itu menjawab : Demi Tuhan, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati. Tetapi Elia berkata kepadanya : Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu. Sebab beginilah firman Tuhan, Allah Israel : Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu Tuhan memberi hujan ke atas muka bumi.

Apa pun kenyataan yang terjadi, tetaplah memberikan yang terbaik bagi Tuhan, taat dan kasih akan Dia. Sekalipun kita sudah berada di ujung tanduk, namun apabila kita mengasihi serta menaati Tuhan, itu adalah pemberian yang terbaik bagi-Nya, seperti halnya persembahan yang diberikan oleh seorang janda miskin kepada Tuhan Yesus.

Kita juga hendaknya menabur (dalam hal apa pun : tenaga, daya, dana, mezbah doa, dan lainnya), meski melalui kekurangan yang sedang kita alami. Sebab, prinsip Kerajaan Surga sangat-sangat berbeda daripada nilai-nilai dunia.

Ingat, sesungguhnya tidak ada yang bisa mendahului Tuhan. Bersyukurlah apabila kita dituntun oleh-Nya, meski seolah-olah Ia memperlambat langkah kita. Tetapi Ia sanggup mempercepat langkah kita, sebab Dia Tuhan yang tahu yang terbaik bagi kita. Belajarlah memakai dimensi iman dan percaya pada janji firman. Mengucap syukurlah.

Yohanes 5 : 1 - 8
Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem. Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit : orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya. Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya : Maukah engkau sembuh ? Jawab orang sakit itu kepada-Nya : Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku. Kata Yesus kepadanya : Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.

Ada berkat-berkat rohani yang indah dan terbaik apabila Tuhan berjalan mendahului kita. Karena itu, dahulukanlah Tuhan dan firman-Nya setiap hari sebagai landasan yang utama atas hidup kita. Berjalanlah bersama-Nya dalam kasih, kebenaran, dan kerendahan hati, supaya kehormatan yang akan kita terima.

Mazmur 119 : 148
Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu.

Amsal 18 : 12
Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.

Lukas 21 : 14
Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.

Yohanes 13 : 34
Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 

Roma 12 : 10
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

Jadi, apa pun yang terjadi, Tuhan ada dan berjalanlah di depan mendahului kita, sedang mempersiapkan segala sesuatu yang indah serta yang terbaik bagi setiap kita, anak-anak-Nya. Saat Ia berjalan mendahului, perkara yang besar dan mujizat akan terjadi, karena kita ada dalam waktu-Nya, kehendak-Nya, dan rancangan-Nya yang ajaib, sehingga setiap hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang, dan kesaksian yang mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL